FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN STRES KERJA PADA ASN BIRO UMUM, HUMAS, DAN PROTOKOL SEKRETARIS DAERAH DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

Abstract

Stres dapat diakibatkan karena adanya ketidakseimbangan antara sumber daya dan tuntutan yang dimiliki oleh individu. ASN Biro Umum, Hubungan Masyarakat, dan Protokol memiliki tuntutan atau beban kerja yang cukup berat karena tugas yang kompleks, waktu kerja tidak menentu, dan berhubungan dengan banyak pihak, termasuk dengan pejabat daerah. Tuntutan dan beban kerja tersebut apabila tidak sesuai dengan sumber daya yang dimiliki individu dapat mengakibatkan stres kerja. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan stres kerja pada ASN Biro Umum, Humas, dan Protokol Sekretaris Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh ASN Biro Umum, Humas, dan Protokol yang berjumlah 139 orang. Jumlah sampel adalah 58 dengan teknik proportional random sampling. Instrumen pengukuran menggunakan angket, yaitu stres kerja menggunakan Depression Anxiety Stres Scales (DASS-42) dan beban kerja mental menggunakan National Aeronautics and Space Administration Task Load Index (NASA-TLX). Hasil uji statistic dengan chi-square diperoleh bahwa jenis kelamin (p=0.199), umur (p=0.460), masa kerja (p=0.372), dan beban kerja mental (p=0.992) tidak memiliki hubungan signifikan dengan stres kerja. Terdapat hubungan signifikan antara hubungan interpersonal (p=0.019) dengan stres kerja. Kata kunci: stres kerja, beban kerja mental, hubungan interpersona

Similar works

Full text

thumbnail-image

Diponegoro University Institutional Repository

redirect
Last time updated on 16/02/2023

Having an issue?

Is data on this page outdated, violates copyrights or anything else? Report the problem now and we will take corresponding actions after reviewing your request.