Identifikasi Stok Ikan Tembang (Sardinella Fimbriata Valenciennes, 1847) Dengan Pendekatan Morfometri Yang Didaratkan Di Probolinggo Dan Muncar Jawa Timur

Abstract

Ikan tembang (Sardinella fimbriata) adalah ikan permukaan yang hidup di perairan pantai serta suka bergerombol pada area yang luas. Ikan ini juga merupakan sumberdaya perikanan ekonomis dan memiliki peran penting di perikanan tangkap Indonesia. Ikan tembang di perairan Jawa Timur memijah dua kali setahun yaitu pada bulan Juli - Agustus dan November – Desember. Potensi ikan tembang di perairan Jawa Timur terbesar dibandingkan dengan perairan lain di Indonesia (Bintoro, 2005). Daerah yang memiliki potensi sumberdaya ikan tembang yang baik diantaranya adalah Perairan Selat Madura dan Selat Bali, khususnya Probolinggo dan Muncar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakter morfologi, untuk mengetahui faktor kondisi ikan tembang (Sardinella fimbriata) di perairan Selat Madura dan Selat Bali, untuk mengetahui persentase kesamaan dan perbedaan stok ikan tembang (Sardinella fimbrata) berdasarkan pendekatan morfometri di perairan Selat Madura dan Selat Bali, dan untuk mengetahui apakah ikan tembang (Sardinella fimbriata) berasal dari stok yang sama atau berbeda. Pengambilan sampel dilakukan selama empat bulan, dimulai pada bulan Desember 2016 hingga Maret 2017 pada dua lokasi perairan yang berbeda yaitu Mayangan (Probolinggo) sebagai fishing base Selat Madura dan Muncar (Banyuwangi) sebagai fishing base Selat Bali. Pengambilan sampel ini dilakukan satu kali setiap bulannya dengan jarak tiap pengambilan sampel kurang lebih selama satu bulan. Jumlah sampel yang diambil setiap bulannya sebanyak 50 ekor pada tiap lokasi sehingga total sampel selama empat bulan sebanyak 200 ekor di tiap lokasinya. Metode analisis yang digunakan adalah dengan menggunakan analisis hierarchical cluster untuk mengetahui hubungan kekerabatan ikan tembang (Sardinella fimbriata) berdasarkan karakter morfologinya di Selat Madura dan Selat Bali. Metode analisis yang kedua yaitu menggunakan analisis uji t pada hubungan panjang berat untuk mengetahui apakah stok ikan tembang berasal dari stok yang sama atau berbeda serta mengetahui faktor kondisi allometrisnya. Selain itu menggunakan analisis PCA (Principal Component Analysis) untuk mengetahui persentase kesamaan dan perbedaan stok berdasarkan pendekatan morfometri pada Selat Madura dan Selat Bali. Berdasarkan hasil analisis karakter morfologi didapatkan bahwa perbedaan karakter morfologi antara ikan tembang S.fimbriata, S. brachysoma,dan S. gibbosa terletak pada warna pada sirip punggungnya dan jumlah gill rackernya. Hasil analisis hierarchical cluster didapatkan bahwa S.brachysoma yang berasal dari Selat Madura memiliki kekerabatan yang dekat dengan S.brachysoma yang berasal dari Selat Bali dengan jarak 1 satuan. S.fimbriata yang berasal dari Selat Madura juga memiliki kekerabatan yang juga dekat dengan S.fimbriata yang berasal dari Selat Bali dengan jarak 4 satuan. Akan tetapi S.fimbriata dengan S.brachysoma dari masing-masing perairan memiliki kekerabatan yang sangat jauh yaitu dengan jarak 14 satuan. Kemudian S.fimbriata dan S.brachysoma dari masing-masing perairan memiliki kekerabatan yang sangat jauh dengan S.gibbosa yaitu dengan jarak sebesar 25 satuan. Berdasarkan analisis total hubungan panjang berat, ikan tembang (Sardinella fimbriata) yang berasal dari Selat Madura memiliki nilai b sebesar 3,005 (isometrik) sedangkan yang berasal dari Selat Bali memiliki nilai b sebesar 2,699 (allometrik negatif). Hasil uji stok berdasarkan hubungan panjang berat menunjukkan bahwa nilai t hitung> t tabel yang berarti ikan tembang (Sardinella fimbriata) di Selat Madura berbeda stok dengan ikan tembang (Sardinella fimbriata) di Selat Bali. Berdasarkan hasil analisis truss morfometri stok ikan tembang (Sardinella fimbriata) di kedua lokasi memiliki persentase perbedaan (varian) sebesar 64,21% - 72,70% dengan karakter morfometri yang sangat mempengaruhi adalah AFB_HL, PAL_SL, dan FL_SL

Similar works

Full text

thumbnail-image
oai:repository.ub.ac.id:4717Last time updated on 4/5/2020View original full text link

This paper was published in bkg.

Having an issue?

Is data on this page outdated, violates copyrights or anything else? Report the problem now and we will take corresponding actions after reviewing your request.