Strategi Komunikasi Pemasaran Produk Pertanian Berbasis Media Online (E-Commerce) Di Abang Sayur Malang

Abstract

Teknologi informasi dan komunikasi merupakan teknologi yang sedang berkembang pesat di Indonesia. Perkembangan tersebut dapat kita lihat pada peningkatan penggunaan internet. Peningkatan ini dipengaruhi oleh semakin mudahnya perangkat untuk mengakses internet. Tingginya penggunaan internet juga tidak terlepas dari kemudahan dalam mengakses informasi dan komunikasi melalui media online. Dilihat dari persentasenya, konten komersial merupakan satu dari enam konten yang paling sering diakses melalui media online. Dengan adanya media online dalam internet maka proses jual beli tetap bisa dilakukan tanpa harus melakukan pertemuan secara fisik antara penjual dan pembeli. Kegiatan dalam dunia usaha dengan memanfaatkan teknologi internet melalui media online adalah bentuk inovasi dalam memasuki pasar di dunia maya yang disebut sebagai electronic business dan commerce (e-business dan e-commerce). Praktik e-commerce dan e-bisnis ternyata mempunyai banyak keuntungan baik bagi perusahaan ataupun konsumen disebabkan pertumbuhan pengguna internet yang semakin pesat diiringi semakin majunya teknologi. Saluran interaktif yang mendukung perdagangan secara online adalah website, blog, search marketing, email marketing, mobile marketing, social media channels, dan masih banyak saluran interaktif dan aktivitas online yang mendukung. Pemasaran melalui saluran-saluran tersebut tentu tidak terlepas dari kegiatan komunikasi pemasaran. Maraknya e-commerce dan penggunaan media online juga merambah pada pasar produk pertanian. Produsen yang mengembangkan e-commerce di bidang pertanian diantaranya adalah Abang Sayur Malang. Rendahnya minat masyarakat terhadap kebutuhan pokok tidak dirasakan oleh Abang Sayur. Abang Sayur merasakan respon yang sangat baik dari masyarakat Kota Malang. Kelebihan dan kekurangan dari berbagai media online serta kegiatan pemasaran dan proses komunikasi yang dilakukan oleh Abang Sayur tentu mempengaruhi bagaimana strategi yang tepat dalam melakukan komunikasi pemasaran. Maka dari itu, tujuan dari penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui dan menggambarkan proses komunikasi yang dilakukan Abang Sayur. (2) Untuk mengetahui dan menggambarkan strategi pemasaran secara online yang dilakukan Abang Sayur. (3) Untuk mengetahui dan menggambarkan strategi komunikasi pemasaran secara online yang dilakukan Abang Sayur. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus dengan pemilihan lokasi penelitian dan 7 penentuan informan secara purposive. Metode analisis data yang digunakan adalah model analisis Miles and Huberman serta menggunakan metode triangulasi data untuk keabsahan data. Hasil dari penelitian ini adalah proses komunikasi yang dilakukan Abang Sayur adalah model makro proses komunikasi, dimana elemen-elemen dalam proses komunikasi tersebut adalah pengirim, penerima, encode, decode, media, pesan, feedback, dan gangguan. Pengiriman pesan yang dilakukan dalam proses komunikasi yang berlangsung berasal dari kedua pihak yaitu Abang Sayur dan calon konsumen/konsumen. Strategi pemasaran yang dilakukan Abang Sayur adalah menentukan segmentasi pasar, target pasar, dan membentuk citra yang baik di masyarakat sehingga memiliki posisi yang baik khususnya bagi pelanggan. Selain itu, Abang Sayur menggunakan strategi pemasaran dengan bauran pemasaran berbasis internet 5C yaitu co-creation, currency, communal activation, conversation, dan connect. Strategi komunikasi pemasaran yang dilakukan Abang Sayur adalah periklanan, promosi penjualan, pemasaran langsung, hubungan masyarakat dan publisitas, dan berita dari mulut ke mulut (word of mouth/WOM)

Similar works

Full text

thumbnail-image
oai:repository.ub.ac.id:4545Last time updated on 4/5/2020View original full text link

This paper was published in bkg.

Having an issue?

Is data on this page outdated, violates copyrights or anything else? Report the problem now and we will take corresponding actions after reviewing your request.

We use cookies to improve our website.

Learn more