REPRESENTASI NILAI-NILAI MORAL DALAM SYAIR LAGU DAERAH MADURA

Abstract

Abstrak: Indonesia terdiri dari berbagai macam suku, agama, dan budaya yang berbeda termasuk masyarakat Madura. Kekayaan budaya yang masih eksis di tanah garam itu adalah syair lagu daerah yang kental dengan kekhasannya. Sebagai karya sastra syair lagu mengandung nilai positif yang dapat kita pelajari. Tulisan ini bertujuan mendeskripsikan nilai moral dalam syair lagu daerah Madura. Representasi merupakan wujud sosial atau pikiran yang dialami dan diproses sehingga menghasilkan kontruksi bahasa, perilaku, gambar, atau benda visual yang dapat mewakili. Nilai moral merupakan tindakan atau perilaku baik yang didasari oleh niat yang baik (1) nilai moral individu merupakan nilai yeng berkaitan dengan eksistensi diri seperti percaya diri, harga diri pandangan pribadi, (2) nilai moral sosial merupakan perilaku individu terhadap individu lainnya, lingkungan dan alam sekitar, (3) dan nilai moral religius merupakan kepercayaan dan ketaatan dalam beragama serta perasaan yang menaati atau menjalankan tanpa motif apapun. Syair lagu merupakan bagian dari sastra lama yang lahir dari pikiran dan perasaan pengarang yang dipengaruhi oleh keadaan jiwa dan lingkungannya serta dibawakan dengan iringan musik. Penelitian berupa kualitatif deskriptif dengan pendekatan parafrasis dengan cara menafsirkan dengan bantuan kata-kata atau kalimat yang berbeda dari karya aslinya. Sumber data berupa kata-kata syair lagu daerah Madura. Teknis analisis konten dan triangulasi data guna memastikan keabsahan data.     Temuanya berupa, (1) nilai moral individu, (a) prinsip menghamba mengakui sebagai hamba, (b) jujur apa adanya dan berpandangan segala sesuatu harus dimulai dari diri masing-masing, (c) individualis dan reaktif terutama mengenai agama, (d) dan berkarakter berbudi bahasa patuh kepada ulama atau kyai, (2) nilai moral sosial, (a) solidaritas terhadap tretan dan tetanggeh serta totalitas kepada ulama atau kyai, (c) reaktif terhadap perusakan kenyaman atau alam dan cinta tanah air, (d) dan saling menjaga, mengingatkan dan mengajak dalam kebaikan bersama terutama soal agama, (3) nilai moral religius, (a) yakin dan beriman kepada Allah dan rasulNya, (b) percaya terhadap ketentuan Allah dan sunnah rasul, (c) segala persoalan dipecahkan dengan agama dan dikembalikan kepada qada dan qadar Allah, (d) dan nenek moyang atau sesepuh terdahulu menjalankan agama ikhlas karena Allah, generasi Madura saat ini karena takut kepada dosa dan hari pembalasan.Kata kunci: representasi, nilai, moral, karya sastra, lagu daera

Similar works

Full text

thumbnail-image

Jurnal Universitas Islam Malang

Provided a free PDF
oai:ojs.riset.unisma.ac.id:article/2248Last time updated on 10/17/2019View original full text link

This paper was published in Jurnal Universitas Islam Malang.

Having an issue?

Is data on this page outdated, violates copyrights or anything else? Report the problem now and we will take corresponding actions after reviewing your request.