oaioai:generic.eprints.org:19136/core887

ANALISA EFISIENSI BANGSAL RAWAT INAP BERDASARKAN STANDAR BARBER JOHNSON Di RUMAH SAKIT BHAYANGKARA SEMARANG TAHUN 2015

Abstract

Dari hasil perhitungan dapat diketahui ketidakefisienan terjadi selama 3 tahun terakhir yaitu pada BOR yang naik turun, LOS mengalami penurunan, TOI mengalami peningkatan, dan BTO mengalami naik turun. Hal tersebut menunjukkan pemakaian tempat tidur yang jarang. Tujuan penelitian adalah menganalisa efisiensi pengelolaan bangsal rawat inap berdasarkan grafik Barber Johnson di Rumah Sakit Bhayangkara tahun 2015. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dan pendekatan cross sectional. Metode penelitian adalah wawancara dan observasi. Wawancara dilakukan pada 3 perawat, 1 petugas analising dan reporting, dan 1 kepala rekam medis. Berdasarkan hasil penelitian diketahui terdapat 4 bangsal dan kelas perawatan VIP, I, II dan III yang pengelolaannya belum efisien. Pada bangsal Seruni kelas VIP memiliki nilai BOR yang rendah yaitu 2,84% dan TOI yang tinggi yaitu 93,31 hari. Hal ini menyebabkan kelas VIP berada jauh di luar daerah efisien. Hal tersebut terjadi karena bangsal Seruni digunakan untuk pasien anak-anak. Kapasitas tempat tidur tidak sebanding dengan jumlah pasien karena jumlah pasien lebih sedikit. Saran dari penelitian ini adalah perlu adanya pengurangan jumlah tempat tidur di setiap kelas perawatan dan adanya promosi dan kerjasama dengan pihak asuransi atau perusahaan yang memberikan jaminan kesehatan. Kata Kunci : Indikator Rawat Inap, Efisiensi Bangsal, Barber Johnso

Similar works

Full text

thumbnail-image
oaioai:generic.eprints.org:19136/core887Last time updated on 4/21/2017View original full text link

This paper was published in Udinus Repo.

Having an issue?

Is data on this page outdated, violates copyrights or anything else? Report the problem now and we will take corresponding actions after reviewing your request.