Pengembangan Instrumen Penilaian Keterampilan Teknik Momtong Ap Chagi, Momtong Dollyo Chagi, Naeryo Chagi, dan Momtong Yeop Chagi Pada Taekwondoin

Abstract

Penelitan ini bertujuan untuk: (1) menghasilkan instrumen penilaian keterampilan teknik momtong ap chagi, momtong dollyo chagi, naeryo chagi, dan momtong yeop chagi pada taekwondoin, dan (2) mengetahui validitas, reliabilitas dan norma penilaian keterampilan teknik momtong ap chagi, momtong dollyo chagi, naeryo chagi, dan momtong yeop chagi. Penelitian pengembangan ini dilakukan dengan mengadaptasi langkah-langkah penelitian dan pengembangan Borg & Gall (2007: 280-581) yaitu; (1) studi pendahuluan, (2) pengembangan draf produk, (3) validasi ahli dan revisi, (4) uji coba skala terbatas, (5) uji coba skala luas, dan (6) produk akhir. Uji coba skala terbatas 13 taekwondoin di MTC. Uji coba skala luas 27 taekwondoin di MTC, dan uji efektivitas 60 taekwodoin di MTC Yogyakarta, SDN Maguwoharjo I Sleman, UIN Sunan Kali Jaga Yogyakarta. Analisis data untuk validitas instrumen menggunakan confirmatory factor analysis dan analisi data untuk menentukan reliabilitas, menggunakan intraclass correlation coefficient (ICC). Analisi data untuk uji keefektifan menggunakan mean ideal. Hasil penelitian berupa buku panduan penilaian keterampilan teknik momtong ap chagi, momtong dollyo chagi, naeryo chagi, dan momtong yeop chagi untuk taekwondoin. Perhitungan validitas teknik momtong ap chagi sebesar (0,780), teknik momtong dollyo chagi sebesar (0,776), teknik naeryo chagi sebesar (0,761), teknik momtong yeop chagi sebesar (0,754). Perhitungan reliabilitas teknik momtong ap chagi sebesar (rxx= 0,717), teknik momtong dollyo chagi sebesar (rxx= 0,708), teknik naeryo chagi sebesar (rxx= 0,709), teknik momtong yeop chagi sebesar (rxx= 0,688) dan diperoleh norma penilaian untuk empat teknik tendangan yaitu: (1) nilai X ≥ 10,2 dalam kategori sangat baik, (2) nilai 8,4 ≤ x ˂ 10,2 dalam kategori baik, (3) nilai 6,6 ≤ x ˂ 8,4 dalam kategori cukup baik, (4) 4,8 ≤ x ˂ 6,6 dalam kategori kurang baik, dan (5) X ˂ 4,8 dalam kategori sangat kurang baik. Keefektifan instrumen ini dapat dilihat dari rata-rata tiap teknik dalam kategori bai

Similar works

This paper was published in Lumbung Pustaka UNY (UNY Repository).

Having an issue?

Is data on this page outdated, violates copyrights or anything else? Report the problem now and we will take corresponding actions after reviewing your request.