Article thumbnail

MODEL MULTI KRITERIA PENGGUNAAN LAHAN PADA DAERAH TANGKAPAN HUJAN (DTH) UNTUK MENURUNKAN LAJU SEDIMENTASI PADA WADUK SUMBER AIR UNTUK PERTANIAN

By Ahmad Munir, Suhardi, Haerani and Olly Sanny Hutabarat

Abstract

DAS Jeneberang terletak di Sulawesi Selatan, Indonesia. Pada beberapa tahun terakhir ini, DAS ini tidak dapat berfungsi secara optimal untuk mempertahankan fungsi hidrologisnya, terutama untuk mempertahankan fungsi hidrologi Bendungan Jeneberang (Bili Bili). Untuk mempertahankan fungsi hidrologis tersebut maka diperlukan formulasi kesesuaian penggunaan lahan terutama untuk mereduksi masukan sedimen kedalam bendungan tersebut. Perhitungan erosi pada penelitian ini menggunakan RUSLE (Revised Universal Soil Loss Equation). Penggunaan lahan yang optimal didapatkan dengan menggunakan Fuzzy Multi Attribute Decision Making (FMADM) dan Analytic Hierarchy Process (AHP) yang dikombinasikan dengan Geographical Information System (GIS). AHP digunakan untuk mendapatkan weighting factor. Alternative konservasi yang diteliti adalah penggunaan mulsa alami, penggunaan plastik, strip cropping, rotasi tanaman, tanaman penutup, pengolahan tanah sejajar kontur, terrasering, agroforestry, penanaman pohon dan penghijauan. Kriteria konservasi yang dievaluasi adalah ketersediaan bahan, tingkat pengetahuan petani, tingkat penerimaan terhadap teknologi, dukungan institusi, kecocokan sistim pertanian, kemampuan pembiayaan dan kriteria lainnya. Hasil studi menunjukkan bahwa nilai interseksi 0,799 didapatkan pada rotasi tanaman yang merupakan alternative konservasi yang paling sesuai. Terbukti bahwa benerapan FMADM dapat menurunkan sedimentasi 18.43 m3/km2/tahun menjadi 4.63 m3/km2/tahun

Topics: GIS, Fuzzy, penggunaan lahan, DAS, sedimen
Publisher: LPPM
Year: 2014
OAI identifier: oai:repository.unhas.ac.id:123456789/13806
Download PDF:
Sorry, we are unable to provide the full text but you may find it at the following location(s):
  • http://repository.unhas.ac.id/... (external link)
  • Suggested articles


    To submit an update or takedown request for this paper, please submit an Update/Correction/Removal Request.