Article thumbnail

ANALISIS MANUFACTURING READINESS LEVELS (MRL) PT DAHANA DALAM IMPLEMENTASI PROGRAM PENGEMBANGAN PROPELAN SPHERICAL POWDER

By Ersha Mayori, Timbul Siahaan and Romie Oktovianus Bura

Abstract

Pembangunan Industri Pertahanan dilakukan dengan tujuan agar membangun industri yang kuat dan mandiri. Pembangunan pabrik propelan spherical powder di     PT DAHANA diharapkan memenuhi kebutuhan propelan sehingga dihasilkan kemandirian dalam industri pertahanan. Industri yang bergerak di bidang manufaktur harus mampu melihat kemampuannya dalam proses pengembangan produk. Metode yang dilakukan yaitu penelitian kombinasi (mixed methods) melakui kombinasi antara metode kualitatif dengan metode kuantitatif. Hasil pengolahan data menjelaskan bahwa tingkat kesiapan manufaktur PT DAHANA dalam produksi propelan melalui implementasi program pembangunan pabrik propelan spherical powder berada pada tingkat MRL 2 dengan persentase yaitu 88% dan berada pada tahap pra-pengambilan keputusan pengembangan kemampuan dan solusi material. Analisis terhadap tingkat elemen risiko manufaktur berada pada tingkat MRL 2, MRL 3, dan MRL 4. Pencapaian MRL 3 dan MRL 4 untuk elemen risiko ini dapat dijelaskan melalui terpenuhinya beberapa kriteria dalam tingkat MRL 3 dan MRL 4.Kata Kunci: Industri Pertahanan, Kemandirian Industri Pertahanan, Manajemen Industri, Tingkat Kesiapan Manufaktur, Elemen Risiko Manufaktur

Publisher: Universitas Perrtahanan Indonesia (UNHAN)
Year: 2020
OAI identifier: oai:jurnalprodi.idu.ac.id:article/539

Suggested articles


To submit an update or takedown request for this paper, please submit an Update/Correction/Removal Request.