Article thumbnail

Perancangan studio film di kota Surabaya dengan pendekatan critical regionalism

By Waffiq Wildany

Abstract

Industri perfilman di Indonesia mengalami peningkatan dalam satu dekade terakhir ini. Hal ini merupakan potensi yang cukup baik untuk dikembangkan. Di satu sisi masyarakat lebih meminati film-film luar negeri. Kurangnya apresiasi masyarakat terhadap film-film dalam negeri yang masih kalah peminat dengan film-film luar negeri menjadi isu yang harus diperbaiki. Minimnya kreatifitas untuk menghasilkan film dengan bermacam-macam genre yang berkualitas adalah penyebab utama minimnya apresiasi masyarakat. Faktor kurangnya fasilitas, sarana, dan prasarana studio film menjadikan terbatasnya kreatifitas dalam memproduksi film. Surabaya sebagai kota terbesar kedua memiliki potensi untuk mengembangkan perfilman dalam. Perancangan Studio Film dengan pendekatan critical regionalism ini bertujuan untuk mewadahi para film maker untuk dapat menyalurkan kreatifitasnya dalam membuat film dengan fasilitas memadai mulai dari tahap pra produksi hingga pasca produksi. Pendekatan critical regionalism adalah suatu wujud perlawanan terhadap modernitas global yang bersifat generik dan tidak memiliki identitas atau budaya secara kontekstual. Hal ini menginterpretasikan pada perfilman dalam negeri yang dapat bersaing dan sejajar dengan perfilman luar negeri dalam segi kualitas dengan tetap mempertahankan identitas dan nilai. Konsep perancangan critical regionalism menerapkan desain yang berprinsip pada kontekstual daerah dan budaya dalam arti luas. Konsep critical regionalism merancang dengan menyesuaikan kondisi lingkungan, budaya setempat, potensi lokal, respon terhadap iklim yang diterapkan dalam desain yang modern agar diterima secara global. Oleh karena itu, dalam perancangan ini pendekatan critical regionalism dianggap lebih sesuai untuk diterapkan ke dalam studion film dalam wujud rancangan tapak, bangunan, dan ruang

Topics: Arsitektur, Budaya
Year: 2020
OAI identifier: oai:digilib.uinsby.ac.id:42777

To submit an update or takedown request for this paper, please submit an Update/Correction/Removal Request.

Suggested articles