Prediktor Intensi Kewirausahaan

Abstract

Peningkatan kewirausahaan menjadi salah satu solusi perbaikan kondisi psikososial masyarakat Indonesia. Salah satu peningkatan tersebut dapat didorong dengan peningkatan intensi kewirausahaan. Peningkatan tersebut sebaiknya memperhatikan faktor-faktor yang dapat menjadi prediktor bagi intensi kewirausahaan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apakah variabel motivasi kewirausahaan, variabel kompetensi manajemen, variabel kompetensi psikologis, variabel kompetensi sosial, variabel pendidikan kewirausahaan, variabel sikap perseorangan, dan variabel nilai-nilai motivasional dapat menjadi prediktor bagi intensi kewirausahaan. Partisipan penelitian berjumlah 170 orang yang berprofesi sebagai pengusaha usaha mikro di sektor bubur ayam dan bubur kacang hijau di daerah Jakarta Timur. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan path analysis dengan bantuan aplikasi piranti lunak MPlus dan SPSS. Hasil analisis penelitian menunjukkan bahwa : (1) pendidikan kewirausahaan, (2) sikap perseorangan, (3) nilai-nilai, (4) motivasi kewirausahaan, serta (5) potensi kewirausahaan terbukti berperan sebagai prediktor intensi kewirausahaan. Hasil analisis penelitian juga menunjukkan bahwa konstruk potensi kewirausahaan dengan dimensi kompetensi manajemen, motivasi kewirausahaan, kompetensi sosial, dan kompetensi psikologis terbukti belum solid. Motivasi kewirausahaan terbukti merupakan variabel tersendiri dan tidak menjadi dimensi dari potensi kewirausahaan

Similar works

Full text

thumbnail-image

Pusat Perpustakaan UIN Jakarta

redirect
Last time updated on 10/04/2020

This paper was published in Pusat Perpustakaan UIN Jakarta.

Having an issue?

Is data on this page outdated, violates copyrights or anything else? Report the problem now and we will take corresponding actions after reviewing your request.