Pendidikan Agama Islam Berbasis Kelautan (Studi Kasus di SMK Pelayaran Jakarta Raya)

Abstract

Penelitian ini berkesimpulan bahwa pendidikan agama berupaya membangun moral secara individual maupun secara sosial kepada anak didik. Moral dalam kehidupan di daratan maupun di lautan. Kesimpulan ini berdasarkan atas temuan-temuan lapangan yang menunjukkan bahwa pendidikan agama Islam baik dalam kurikulum secara formal maupun ekstra sekolah berupaya membangun pemahaman keagamaan dan menciptakan karakter anak didik yang baik. Dalam hal ini anak didik yang ingin diwujudkan adalah calon pelaut yang taat beribadah dan memiliki moral yang baik. Namun demikian, secara implementatif masih terdapat problem dalam pendidikan agama Islam, yakni terkait dengan integrasi materi kebaharian dalam Islam yang belum dikembangkan. Penelitian ini mendukung Todd Ames (2013), Munsi Lampe (2012), yang menyatakan bahwa sebuah negara yang memiliki wilayah perairan yang luas harus membangkitkan budaya bahari, karena hal ini dapat mengantarkan kepada bangsa yang besar. Untuk membangkitkan budaya bahari itu dapat melalui pendidikan. Selanjutnya Agus S. Djamil (2004), Dendasurono Prawiroatmojo (2005) yang menyatakan bahwa mengembangkan kebaharian dapat menggunakan pendekatan teologis yakni melalui pendidikan agama Islam, sebab pendidikan agama ini memiliki paradigma yang tidak bertentangan dengan kebaharian. Penelitian ini tidak sependapat dengan pandangan David B. Skillicorn (2012), dan Louis Ernesto Mora (2014), yang menjelaskan bahwa agama membuat manusia berpikir tidak logis dan mendorong manusia untuk berperilaku fundamental dan radikal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang merupakan kajian lapangan (field research). Objek penelitian ini dilakukan di SMK Pelayaran Jakarta Raya. Sekolah ini dipilih karena sebagai sekolah kejuruan yang berkonsentrasi pada pengembangan kebaharian atau yang berkaitan dengan kelautan. Sumber primer dalam penelitian ini adalah kurikulum dan program pembelajaran di SMK Pelayaran Jakarta Raya. Adapun sumber sekundernya adalah literatur yang terkait dengan tema penelitian ini. Cara pencarian datanya melalui wawancara, pengamatan, dan dokumentasi

Similar works

Full text

thumbnail-image

Pusat Perpustakaan UIN Jakarta

redirect
Last time updated on 10/04/2020

This paper was published in Pusat Perpustakaan UIN Jakarta.

Having an issue?

Is data on this page outdated, violates copyrights or anything else? Report the problem now and we will take corresponding actions after reviewing your request.