Article thumbnail

Lupakan Postmodernisme

By Baudrillard Jean

Abstract

Buku yang awalnya berbahasa Perancis ini membahas secara terang-terangan ketidaksepakatannya pada Foucault. Foucalt memandang kekuasaan tidak akan mati, namun bermetamorfosis menjadi kedisiplinan. Seksualitas ada dimana saja akibat adanya pembebasan. Foucault luput memperhatikan bahwa pendapatnya didasarkan pada pengandaian bahwa kekuasaan dan seksualitas mengacu pada realitas, padahal pada zaman mutakhir, keduanya adalah hiper-realitas. Karena pengandaian yang melesat, Focault mesti dilupakan, begitu juga Baudrillard. Sebagai seseorang yang bergelut dalam teori, dia memasang sikap tidak mau percaya dan tidak mau menerima.v, 167 hlm. ; 12 x 20 c

Topics: PostModernisme, Foucault
Publisher: Kreasi Wacana
Year: 2015
OAI identifier: oai:opac.isi.ac.id:slims-40159
Provided by: opac.isi.ac.id
Download PDF:
Sorry, we are unable to provide the full text but you may find it at the following location(s):
  • http://opac.isi.ac.id//lib/php... (external link)
  • http://opac.isi.ac.id//index.p... (external link)

  • To submit an update or takedown request for this paper, please submit an Update/Correction/Removal Request.

    Suggested articles