Article thumbnail

PENGELOLAAN KEPERAWATAN KURANG PENGETAHUANKOMPLIKASI NIFAS PADA NY. R DENGAN POSTSECTIO CAESAREA DI BUDI RAHAYURSU TIDAR MAGELANG

By Inas Husnun Hanifah

Abstract

Menurut Sulistyowati (2009) nifas (puerperium) adalah masa yang dimulai setelah plasenta keluar dan berakhir ketika alat-alat kandungan kembali seperti keadaan semula (sebelum hamil). Masa nifas berlangsung selama kira-kira 6 minggu.Menurut Farrer (2001) pada masa ini terjadi perubahan-perubahan fisiologis, yaitu adanya involusi uterus, pengeluaran lokhia, terjadi laktasi ASI, dan perubahan psikologis. Masa nifas tidak kalah penting dengan masa-masa ketika hamil, karena pada saat ini organ-organ reproduksi sedang mengalami proses pemulihan setelah terjadinya proses kehamilan dan bersalin. Jika saat pemulihan terjadi perubahan-perubahan fisiologis yang abnormal maka akan terjadi komplikasi nifas yang bisa mengancam jiwa ibu. Misalnya, terjadi perdarahan pervagina, radang payudara, infeksi pada saluran kemih, atau gangguan psikologis. Kematian ibu sebanyak 99% akibat masalah persalinan atau kelahiran Menurut data WHO terjadi di negara-negara berkembang. Rasio kematian ibu di negara-negara berkembang merupakan yang tertinggi dengan 450 kematian ibu per 100.000 kelahiran bayi hidup. Masa nifas merupakan masa yang rawan bagi ibu, sekitar 60% kematian ibu terjadi setelah melahirkan dan hampir 50% dari kematian pada masa nifas terjadi pada 24 jam pertama2setelah persalinan, diantaranya disebabkan oleh adanya komplikasi pada masa nifas (WHO,2010).Angka kematian ibu Provinsi Jawa Tengah tahun 2012 berdasarkan laporan dari kabupaten/kota sebesar 116,34/100.000 kelahiran hidup, mengalami peningkatan bila dibandingkan dengan AKI pada tahun 2011 sebesar 116,01/100.000 kelahiran hidup. Sebesar 57,93% kematian maternal terjadi pada waktu nifas, pada waktu hamil sebesar 24,74% dan pada waktu persalinan sebesar 17,33% (Dinkes Jateng, 2012).Dari data di atas bisa disimpulkan bahwa angka kematian ibu dari tahun 2011 sampai 2012 meningkat khususnya angka kematian ibu pada masa nifas menjadi 57,93%. Penyebab kematian ibu pada masa nifas diataranya karena terjadi komplikasi nifas. Komplikasi bisa terjadi disebabkan oleh terlambatnya mendeteksi dini komplikasi nifas yang bisa dikarenakan ibu tidak mengetahui tanda dan gejala komplikasi nifas. Komplikasi yang bisa terjadi pada masa nifas adalah infeksi nifas, perdarahan dalam masa nifas, patologi menyusui dan postpartum blues.Dari keterangan di atas bisa dijelaskan bahwa pengetahuan tentang komplikasi nifas sangatlah penting. Apabila ibu mengetahui komplikasi saat nifas, kemungkinan munculnya permasalahan dan komplikasi akan lebih cepat terdeteksi sehingga penanganannya pun dapat lebih maksimal.Pengalaman penulis saat praktek maternitas, saat pengelolaan untuk mencegah infeksi di RS hanya melakukan vulva hygine dan perawatan luka.3Sedangkan komplikasi lainnya seperti tromboplebitis dan postpartum blues tidak ada tindaklanjutnya.Jadi dapat kita simpulkan, tindakan keperawatan masih belum ada prioritas dalam memberikan pendidikan kesehatan tentang komplikasi nifas. Hal ini sangat penting untuk mencegah terjadinya komplikasi pasca persalinan. Jika klien sudah diberikan pendidikan kesehatan tentang komplikasi nifas diharapkan klien bisa mendeteksi dini tanda komplikasi nifas dan memeriksakan diri ke tenaga kesehatan untuk penanganan lebih lanjut.Solusi yang dapat penulis tawarkan untuk mencegah komplikasi nifas adalah dengan memberikan informasi melalui pendidikan kesehatan tentang komplikasi nifas dan pemeriksaan kesehatan yang berhubungan dengan komplikasi nifas untuk mendeteksi dini komplikasi yang mungkin terjadi.Cover merah hati, 19x27 cm

Topics: Komplikasi nifas - Post SC
Publisher: Prodi D3 Keperawatan Magelang
Year: 2014
OAI identifier: oai:repository.poltekkes-smg.ac.id:slims-15005
Download PDF:
Sorry, we are unable to provide the full text but you may find it at the following location(s):
  • http://repository.poltekkes-sm... (external link)

  • To submit an update or takedown request for this paper, please submit an Update/Correction/Removal Request.

    Suggested articles