Article thumbnail

Refleksi Peran Ayah dalam Menghadapi Kehamilan Pranikah Remaja Putri

By Ferry Cahyo Nugroho

Abstract

ABSTRAK Cahyo Nugroho, Ferry. 2015. Refleksi Peran Ayah dalam Menghadapi Kehamilan Pranikah Remaja Putri. Skripsi, Program Studi Pendidikan Seni Tari dan Musik, Jurusan Seni dan Desain, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dra. Ninik Harini, M.Sn, (II) Wida Rahayuningtyas, S.Pd, M.Pd Kata Kunci: Karya Tari, Tari Ayah, Refleksi Peran Ayah, Kehamilan Pranikah Peran orang tua dalam perkembangan anak sangatlah penting. Karena orang tua dan keluarga merupakan lingkungan sosial yang pertama dikenal anak. Orang tua dan keluarga juga merupakan lembaga paling utama dan pertama yang bertanggung jawab ditengah masayarakat dalam menjamin kesejahteraan sosial dan kelestarian biologis anak. Namun tidak dapat dipungkiri kurangnya pengawasan orang tua dalam pergaulan anak dapat menyebabkan anak mencari kesibukan di luar rumah. Sangat mengkhawatirkan apabila anak terjerumus dalam pergaulan bebas dan mendorong anak untuk melakukan perilaku seksual dan sampai terjadinya kehamilan pranikah. Jika seorang anak mengalami kehamilan pranikah, yang menanggung beban moral pertama adalah ayah.Oleh karena itu penulis tertarik untuk membuat sebuah karya tari mengenai seorang ayah yang menghadapi kejadian tersebut. Skripsi Penciptaan ini bertujuan untuk: 1) Menyusun karya tari peran ayah dalam menghadapi kehamilan pranikah remaja putri; 2) mendokumentasikan karya tari peran ayah dalam menghadapi kehamilan pranikah remaja putri. Metode penciptaan pada karya tari ayah  menggunakan tahapan Ekplorasi, Eksperimentasi, Forming,dan Composing. Pada penciptaan karya tari ayah, menggunakan gerak tradisional dipadukan dengan dasar tari ballet. Selain itu juga dasar gerak yang digunakan adalah gerak keseharian yang sudah distirilisasi sehingga menjadi gerakan tari. Sumber materi musik yang digunakan adalah musik tradisional jawa dipadukan dengan instumen Kalimantan dan musik diatonis. Berdurasi ±30 menit dibagi menjadi 3 adegan, menggunakan 3 penari dengan pembagian karakter Ayah, Anak perempuan dan kekasih dari anak. Menggunakan mode representasional, dengan panggung arena. Penari menggunakan tata rias minimalis, tata busana, dan property berupa Koran dan testpack. Berdasarkan hasil penciptaan ini, diharapkan akan muncul karya-karya penciptaan yang lebih baik lagi. Baik dari segi konsep, gerak, musik, tata sinar, artistik, tata rias, property, dan yang terutama adalah esensi. Lebih berani lagi mencoba dan bereksperimen hal-hal baru dalam sebuah koreografi maupun pertunjukan. Setiap proses akan menghasilkan, baik secara wawasan, sosial maupun religi. Jangan takut untuk berbuat, membuat dan menjadi kreatif

Topics: Karya Tari; Tari Ayah; Refleksi Peran Ayah; Kehamilan Pranikah
Year: 2016
OAI identifier: oai:ojs.karya-ilmiah.um.ac.id:article/51616
Download PDF:
Sorry, we are unable to provide the full text but you may find it at the following location(s):
  • http://karya-ilmiah.um.ac.id/i... (external link)

  • To submit an update or takedown request for this paper, please submit an Update/Correction/Removal Request.

    Suggested articles