Article thumbnail

Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Multimedia Interaktif untuk Mata Kuliah Arsitektur dan Organisasi Komputer pada Mahasiswa S1 Pendidikan Teknik Informatika Universitas Negeri Malang

By Feliks Victor P.S

Abstract

ABSTRAK   Arsitektur dan Organisasi Komputer merupakan mata kuliah wajib yang dipelajari mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Informatika di Universitas Negeri Malang. Mata kuliah ini memiliki bobot 3 SKS. Berdasarkan observasi dan wawancara yang dilakukan kepada beberapa mahasiswa yang telah mengikuti matakuliah tersebut, mahasiswa mengaku kesulitan dalam memahami konsep Arsitektur dan Organisasi Komputer secara utuh. Selain itu juga ditemukan beberapa faktor yang menyebabkan mahasiswa kurang memahami mengenai konsep Arsitektur dan Organisasi Komputer, antara lain: metode mengajar ceramah dan media pembelajaran yang digunakan belum cukup memadai. Media pembelajaran yang digunakan selama perkuliahan adalah buku teks dan materi dalam bentuk file PDF dan PPT dengan penjelasan yang rumit. Akibatnya mahasiswa mengalami kejenuhan dalam belajar sehingga kesulitan dalam mengikuti pembelajaran pada mata kuliah ini. Maka daripada itu dibutuhkan sebuah media pembelajaran yang dapat menyajikan pembelajaran secara bahasa yang sederhana, penggunaan gambar dan permainan edukasi salah satunya adalah dengan menggunakan multimedia interaktif. Penelitian dan pengembangan ini bertujuan untuk menciptakan sebuah media pembelajaran berbasis multimedia interaktif untuk Mata Kuliah Arsitektur dan Organisasi Komputer. Selain itu pengembangan media pembelajaran ini dilakukan untuk mengetahui kelayakannya untuk diterapkan sesuai sasarannya. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian dan pengembangan ini adalah Borg dan Gall. Tahapan dalam model pengembangan Borg dan Gall yakni: (1) Research and Information Collection; (2) Planning; (3) Develop Prelimenary Form of Product; (4) Prelimenary Field Testing; (5) Main Product Revision; (6) Main Field Testing; (7) Operational Product Revision; (8) Operational Field Testing; (9) Final Product Revision; dan (10) Dissemination and Implementation. Dari hasil validasi ahli media diperoleh persentase kelayakan 93,29% dan hasil validasi ahli materi adalah 75%%. Dari hasil pra uji coba diperoleh persentase sebesar 79,6%, uji coba kelompok kecil sebesar 78,7%, dan uji coba lapangan sebesar 86,1%. Rata-rata persentase kelayakan secara keseluruhan adalah 82,65%, berdasarkan kriteria kelayakan menurut Akbar dan Sriwiyana (2011), secara keseluruhan produk media pembelajaran interaktif ini dinyatakan sangat layak dan tanpa revisi

Publisher: SKRIPSI Jurusan Teknik Elektro - Fakultas Teknik UM
Year: 2018
OAI identifier: oai:ojs.karya-ilmiah.um.ac.id:article/65778
Download PDF:
Sorry, we are unable to provide the full text but you may find it at the following location(s):
  • http://karya-ilmiah.um.ac.id/i... (external link)

  • To submit an update or takedown request for this paper, please submit an Update/Correction/Removal Request.

    Suggested articles