Peningkatan Pendapatan Petani Budidaya Ikan Keramba Jaring Apung (KJA) di Ranu Klakah Desa Tegalrandu Kecamatan Klakah Kabupaten Lumajang.

Abstract

ABSTRAK   Kristin, Juli. 2014. Peningkatan Pendapatan Petani Budidaya Ikan Keramba Jaring Apung (KJA) di Ranu Klakah Desa Tegalrandu Kecamatan Klakah Kabupaten Lumajang. Skripsi, Program Studi Pendidikan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial. Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Prof. Dr. Ach. Fatchan, M.Pd, (II) Dr. Singgih Susilo, M.S, M.Si.   Kata Kunci : Peningkatan, Keramba Jaring Apung (KJA), Pendapatan   Ranu Klakah di Desa Tegalrandu Kecamatan Klakah Kabupaten Lumajang menyimpan potensi perikanan cukup besar, sehingga membutuhkan pengelolaan yang baik untuk mendapatkan hasil yang lebih baik lagi. Pengelolaan potensi perikanan dilakukan oleh masyarakat secara tradisional. Hal tersebut dirasa kurang efektif oleh masyarakat karena hasil ikan yang didapatkan sangat sedikit, sehingga dilakukan upaya pengembangan dengan budidaya ikan keramba untuk meningkatkan taraf hidup. Budidaya ikan keramba diyakini akan mengalami perkembangan secara bertahap sehingga masyarakat beralih mata pencaharian sebagai petani ikan dengan keramba jaring apung. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pelaksanaan budidaya ikan keramba jaring apung dan peningkatan pendapatan petani budidaya ikan keramba jaring apung di Ranu Klakah. Penelitian ini dirancang dengan penelitian expost facto yang menggunakan analisis tabel persentase. Populasi dan sampel penelitian ini adalah petani ikan di Ranu Klakah Desa Tegalrandu yaitu sebanyak 74 orang. Jenis data yang dibutuhkan adalah jenis data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan teknik observasi, kuisioner, dan dokumentasi. Data yang telah terkumpul dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan budidaya ikan keramba jaring apung di Ranu Klakah dipengaruhi oleh modal, input (biaya), produksi dan pendapatan. Pendapatan petani ikan keramba jaring apung di Ranu Klakah mengalami peningkatan yaitu dari 1,35135 persen menjadi 28,3784 persen pada pendapatan antara Rp1.288.751,00 –Rp 2.377.750,00.  Hal tersebut terjadi setelah masyarakat Desa Tegalrandu beralih pekerjaan menjadi petani ikan Keramba Jaring Apung (KJA) di Ranu Klakah. Berdasarkan hasil penelitian terdapat beberapa yang harus diperhatikan, yaitu: 1) hendaknya petani ikan keramba dapat lebih mengembangkan budidaya ikan yang telah dilakukan agar dapat lebih meningkatkan lagi pendapatan mereka. 2)hendaknya pemerintah, khususnya pemerintah daerah segera mengambil kebijakan dengan mendirikan sebuah lembaga atau koperasi untuk mengontrol harga ikan supaya tetap stabil dipasaran. Selain itu, hendaknya pemerintah juga meratakan bantuan yang diberikan kepada petani ikan keramba yang ada di Ranu Klakah Desa Tegalrandu Kecamatan Klakah Kabupaten Lumajang.

Similar works

Full text

SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UMProvided a free PDF (195.62 KB)

article/34382oai:ojs.karya-ilmiah.um.ac.id:article/34382
Last time updated on April 9, 2020

Having an issue?

Is data on this page outdated, violates copyrights or anything else? Report the problem now and we will take corresponding actions after reviewing your request.