PEMBELAJARAN REMEDIAL LAY UP BOLABASKET DALAM PENJASKES MENGGUNAKAN ALAT BANTU BAN BEKAS DAN SPON UNTUK SISWA KELAS VIII C SMPN 2 GONDANGWETAN KABUPATEN PASURUAN

Abstract

ABSTRAK   Wibowo, Tri Adi. 2010. Pembelajaran Remedial Lay Up Bolabasket Menggunakan Alat bantu Ban Bekas dan Spon untuk Siswa Kelas VIII C SMPN 2 Gondangwetan Kabupaten Pasuruan Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. M. E Winarno, M. Pd (II)Drs.Mardianto, M.Kes   Kata kunci: alat bantu ban bekas dan spon, pembelajaran remedial, lay up bolabasket Pendidikan jasmani merupakan salah satu mata pelajaran yang diberikan pada pendidikan formal baik SD, SMP/MTs, SMA/MA. Lay Up bolabasket merupakan salah satu olahraga yang ada pada kurikulum sekarang yaitu kurikulum KTSP. Oleh karena itu lay up bolabasket diberikan pada sekolah-sekolah.Berdasarkan hasil observasi awal di SMPN 2 Gondangwetan Kabupaten Pasuruan pada pembelajaran pendidikan jasmani materi pokok lay up bolabasket VIII C, tampak bahwa siswa masih sulit mempelajari gerakan lay up yang diberikan oleh guru pendidikan jasmani. Dalam pembelajaran lay up juga terdapat kesulitan-kesulitan yang dirasakan oleh siswa yaitu sulit pada saat melangkah dan melompat, saat melangkah lebih dari dua langkah dan saat melompat menggunakan dua kaki tumpu. Tujuan penelitian ini adalah melakukan perbaikan pembelajaran lay up bolabasket untuk siswa kelas VIII C SMPN 2 Gondangwetan Kabupaten Pasuruan dengan melakukan pembelajaran remedial lay up bolabasket menggunakan alat bantu ban bekas dan spon. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (classroom action research) yang dilakukan dengan tiga siklus. Subyek penelitian adalah siswa kelas VIII C SMPN 2 Gondangwetan Kabupaten Pasuruan. Jumlah siswa yang ada di kelas tersebut sebanyak 36 siswa. Hasil penelitian menunjukkan setelah dilakukan PTK, siswa yang tuntas belajar yaitu melangkah dua kali langkah. Lay up kanan (kanan-kiri), lay up kiri (kiri-kanan). Lompatan kaki tumpu tepat dengan langkah kaki akhir, lay up kanan (kaki kiri), lay up kiri (kaki kanan) meningkat menjadi 14 (38,88%) siswa pada siklus I perlakuan I, 18 (50%) siswa pada siklus I perlakuan II, 22 (61,11%) siswa pada siklus II perlakuan I, 26 (72,22%) siswa pada siklus II perlakuan II, dan menjadi 33 (91,66%) siswa pada siklus III perlakuan I. Hasil ini didapatkan karena dengan memberikan bantuan dan dengan ban bekas, spon untuk melangkah dan melompat kaki tumpu. Kesimpulan yang dapat diambil dalam penelitian ini adalah alat bantu ban bekas dan spon yang digunakan oleh guru dapat meningkatkan proses pembelajaran dan hasil belajar gerakan lay up pada siswa kelas VIII C SMPN 2 Gondangwetan Kabupaten Pasuruan. Hal itu bisa dilihat dari aktivitas siswa dan guru selama pembelajaran dari siklus I hingga siklus III. Selain itu, bisa dilihat melalui peningkatan persentase siswa yang tuntas belajar secara individu dan secara klasikal dari sebelum dan sesudah dilakukan PTK juga menunjukkan adanya peningkatan

Similar works

Full text

SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UMProvided a free PDF (195.62 KB)

article/9708oai:ojs.karya-ilmiah.um.ac.id:article/9708
Last time updated on April 9, 2020

Having an issue?

Is data on this page outdated, violates copyrights or anything else? Report the problem now and we will take corresponding actions after reviewing your request.