HUBUNGAN PELAKSANAAN PENGEMBANGAN MANAJEMEN KINERJA DENGAN CAKUPAN PELAYANAN ANTENATAL DI KABUPATEN NGAWI

Abstract

Latar Belakang. Angka Kematian Ibu di Indonesia masih tinggi menempati urutan pertama diantara negara-negara Asean lainnya. Berbagai upaya dilakukan oleh pemerintah untuk meningkatkan mutu pelayanan dan menurunkan angka Kematian Ibu dan Anak, salah satunya adalah intervensi safe motherhood yang dituangkan kedalam empat pilar, salah satu dari pilar tersebut adalah pelayanan antenatal. Dengan pemanfaatan pelayanan antenatal secara teratur dan berkualitas, maka diharapkan kematian ibu dan anak dapat kurangi. Namun pada kenyataannya bila ditinjau dari pelayananyang diberikan; ternyata kualitas pelayanan yang diberikan masih rendah, sehingga hasilnya tidak mampu memberikan dampak yang bermakna dalam penurunan angka kematian Ibu. Dalam rangka meningkatkan mutu pelayanan inilah, maka Departemen Kesehatan dan WHO mengembangkan sebuah sistem peningkatan kinerja klinik bidan yang disebut sistem pengembangan manajemen kinerja klinik (Pengembangan Manajemen Kinerja). Melalui pelaksanaan Pengembanagan Manajemen Kinerja di setiap Puskesmas di Kabupaten Ngawi inilah diharapkan pelayanan antenatal yang diberikan petugas kesehatan selalu mengacu pada standar pelayanan yang ada, sehingga dapat menjamin pelayanan antenatal yang berkualitas. Tujuan Penelitian. Untuk mengetahui hubungan pelaksanaan Pengembangan Menejemen Kinerja dengan pencapaian cakupan pelayanan antenatal. Metode Penelitian. Penelitian ini merupakan penelitian analitik, menggunakan rancangan cross sectional, dengan pendekatan kuantitatif. Adapun penelitian ini dilaksanakan di 24 Puskesmas di Kabupaten Ngawi, Populasi dalam penelitian ini adalah: seluruh Puskesmas yang telah melaksanakan Pengembangan Menejemen Kinerja yang tersebar dalam wilayah Kabupaten Ngawi sebanyak 24 Puskesmas. Penelitian ini merupakan penelitian total populasi yakni seluruh Puskesmas menjadi subyek. Instrumen penelitian ini adalah kuesioner. Data kuantitatif dianalisis secara statistik menggunakan uji regresi linier.Hasil Penelitian. Dari hasil uji statistik korelasi product moment antara variabel independen dengan variabel dependen diperoleh hasil ternyata keenam komponen dari variabel Pengembangan Manajemen Kinerja yaitu Motivasi, Pengetahuan, Kemitraan bidan dan dukun, Kemitraan bidan dan kader, Kelas ibu hamil (bumil) serta Kelas Bidan memiliki korelasi yang bermakna terhadap cakupan pelayanan antenatal (p61 hlm, 29 c

Similar works

This paper was published in repo.stieimalang.ac.id.

Having an issue?

Is data on this page outdated, violates copyrights or anything else? Report the problem now and we will take corresponding actions after reviewing your request.