Sengon Bermikoriza Untuk Fitoremediasi Timbal (Pb) Dalam Media Tanam Tanah Tercemar Tailing Tambang Emas Rakyat

Abstract

Kegiatan penambangan rakyat umumnya dilakukan dengan cara membuka hutan, pengikisan lapisan-lapisan tanah, pengerukan dan penimbunan. Kegiatan ini menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan dengan adanya tailing dan logam berat. Hasil analisis menunjukkan bahwa tailing mengandung logam timbal 22.58 ppm yang telah melebihi ambang batas yang diperbolehkan. Tailing merupakan hasil limbah berupa lumpur dan overburden yang tersisa setelah logam dan mineral diekstraksi dari bijih setelah ditambang. Logam berat yang terdapat pada tanah dapat menyebabkan toksik pada tumbuhan. Salah satu cara untuk mengurangi logam berat adalah fitoremediasi, yaitu pemanfaatan tumbuhan dengan bantuan mikroorganisme untuk pencucian polutan dari tanah atau perairan yang terkontaminasi. Oleh karena itu penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kemampuan sengon dalam mereduksi timbal (Pb) menggunakan media tanam tailing dan pemberian inokulasi mikoriza. Penelitian ini dilakukan di rumah kaca Fakultas Pertanian, Universitas Brawijaya, Malang. Waktu penelitian dilaksanakan mulai bulan Agustus sampai Oktober 2010. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 6 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan yang diberikan adalah T0M0 (tanpa tailing dan tanpa inokulasi mikoriza); T0M0 (tanpa tailing dan inokulasi mikoriza); T1M0 ( tailing 15% dan tanpa inokulasi mikoriza); T1M0 ( tailing 15% dan inokulasi mikoriza); T2M0 ( Tailing 30% dan tanpa inokulasi mikoriza) dan T2M1 ( Tailing 30% dan inokulasi mikoriza). Data yang diperoleh diuji secara statistik dengan uji Duncan pada taraf 5% untuk mengetahui perbedaan antara perlakuan. Uji korelasi digunakan untuk mengetahui hubungan antara parameter taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sengon mampu bertahan hidup pada media tanam dengan kadar Pb 41,09 mg kg -1 , akan tetapi pertumbuhannya menurun seiring dengan peningkatan kadar Pb dalam media tanam. Sengon mampu menyerap Pb dengan baik pada perlakuan konsentrasi tailing 15% sebesar 0.62 mg/tanaman dari total kadar Pb 163,1 mg/polybag. Hasil pengamatan perlakuan inokulasi mikoriza menunjukkan, mikoriza membantu sengon dalam menyerap Pb lebih besar pada perlakuan konsentrasi tailing 15% sebesar 0.66 mg/tanaman atau 0.41% dari total kadar Pb 163,1 mg/polybag, sedangkan pada perlakuan tanpa inokulasi mikoriza hanya mampu menyerap sebesar 0.57 mg/tanaman atau 0.35% dari total kadar Pb 163,1 mg/polybag

Similar works

Full text

bkgProvided a free PDF (195.62 KB)

128650oai:repository.ub.ac.id:128650
Last time updated on April 5, 2020View original full text link

This paper was published in bkg.

Having an issue?

Is data on this page outdated, violates copyrights or anything else? Report the problem now and we will take corresponding actions after reviewing your request.