Article thumbnail

FITOKIMIA DAN POTENSI ANTIOKSIDAN DAUN JEMBELU (Embelia sp.) TANAMAN OBAT DARI KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA

By Purwati Purwati and Yossy Marsella

Abstract

Daun jembelu telah dimanfaatkan oleh masyarakat Kalimantan Timur sebagai penambah citarasa pada masakan dan bermanfaat untuk menurunkan kadar kolesterol pada olahan daging. Pemanfaatan daun jembelu sebagai tanaman obat perlu didukung melalui penelitian sehingga khasiatnya dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Penggunaan tanaman obat memiliki kelebihan diantaranya harga lebih murah, aman dan lebih sedikit efek samping. Penelitian bertujuan untuk mengetahui kandungan fitokimia dan potensi antioksidan daun jembelu dari Kabupaten Kutai Kartanegara sebagai tanaman obat. Penelitian ini menggunakan metodeĀ  analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif dalam bentuk tabulasi dan gambar. Pengujian aktivitas antioksidan dilakukan dengan menggunakan metode DPPH dan gambaran aktivitas antioksidan yaitu dinyatakan dengan IC50. Hasil yang didapat lalu dihitung dengan menggunakan analisis data regresi linier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa senyawa aktif yang terdapat dalam daun jembelu meliputi alkaloid, fenolik dan steroid. Ekstrak metanol daun jembelu memiliki aktivitas antioksidan yang rendah dengan nilai IC50, sebesar 85.206 ppm

Topics: , Fitokimia, Antioksidan, Daun Jembelu
Publisher: Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda
Year: 2020
DOI identifier: 10.31293/af.v19i1.4575
OAI identifier: oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/4575
Provided by: AGRIFOR

Suggested articles


To submit an update or takedown request for this paper, please submit an Update/Correction/Removal Request.