Article thumbnail

Berteologi Kontekstual Dari Mitos Air Tukang Dengan Pendekatan Appreciative Inquiry

By Shemaelria Gracelea Aponno

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk menawarkan suatu alternatif dalam berteologi kontekstual dengan memanfaatkan cerita lisan. Salah satu bentuk cerita lisan adalah Mitos. Bagi mereka yang memiliki mitos, mitos adalah cerita sakral yang berkaitan dengan asal usul mereka. Identitas mereka dibentuk oleh mitos tersebut. Mitos yang dikaji penulis adalah Mitos Air Tukang yang berkembang di Jemaat GPM Booi, Klasis Pulau Lease. Di dalam tulisan ini, penulis menggunakan pendekatan Appreciative Inquiry yang berfokus pada potensi jemaat. Pendekatan Appreciative Inqury sangat bertolak belakang dengan pendekatan SWOT. Pertanyaan Appreciative Inquiry bersifat positif sehingga informan dapat merancang masa depan mereka. Di dalam tulisan ini, informan membagikan cerita keberhasilan. Dari cerita keberhasilan tersebut ditemukan impian individu dan impian jemaat. Mimpi komunitas dirancang menjadi masa depan bersama sekaligus meningkatkan vitalitas jemaat

Topics: Theology, Appreciative Inquiry, Teologi Kontekstual, Tradisi Lisan, Mitos Air Tukang, Keterampilan Pertukangan,
Publisher: 'Institut Agama Kristen Negeri Ambon'
Year: 2019
DOI identifier: 10.37196/kenosis.v5i2.77
OAI identifier: oai:ojs.e-journal.iaknambon.ac.id:article/77

Suggested articles


To submit an update or takedown request for this paper, please submit an Update/Correction/Removal Request.