Article thumbnail

PENGARUH TERAK LOGAM SEBAGAI SUBSTITUSI AGREGAT KASAR DENGAN FLY ASH 15% TERHADAP SIFAT MEKANIK BETON

By EUNIKE PINGKAN CLAUDIA

Abstract

Komponen penyusun beton terdiri dari air, semen beserta agregat kasar dan agregat halus. Seiring berkembangnya jaman maka kebutuhan akan komponenkomponen tersebut semakin meningkat sehingga diperlukan inovasi beton. Terak logam dan fly ash merupakan limbah B3 yang mengandung campuran logam dioksida, silika dioksida, logam sulfida dan logam dasar yang dapat mencemari lingkungan. Pada penelitian ini akan menguji terak logam sebagai subtitusi agregat kasar dan fly ash sebagai substitusi sebagian semen sehingga dapat mengurangi pencemaran lingkungan yang diakibatkan oleh limbah B3. Penelitian beton normal ini direncanakan kuat tekan sebesar 25 MPa untuk umur 28 hari. Variabel bebas penggunaan limbah terak logam pada penelitian ini menggunakan perbandingan 0%, 15%, 30%, 45% dan 60% sebagai subtitusi pada agregat kasar. Fly ash sebagai subtitusi sebagian semen dengan penggunaan sebesar 15%. Benda uji dengan diameter 150 mm dan tinggi 300 mm dengan total benda uji sebanyak 42 buah silinder beton, untuk pengujian kuat tekan 4 silinder beton, pengujian modulus elastisitas 3 silinder beton, dan untuk pengujian kuat tarik belah beton 3 silinder beton. Hasil pengujian kuat tekan beton umur 28 hari pada beton dengan kode BN, BTL 0, BTl 15, BTL 30, BTL 45, BTL 60 secara berturut-turut adalah 26,5951 MPa, 28,5538 MPa, 33,0716 MPa, 34,4435 MPa, 36,1706 MPa, dan 30,0197 MPa, didapatkan kuat tekan optimum sebesar 36,1706 MPa dengan kenaikan terhadap BN dan BTL 0 sebesar 36,0049% dan 26,6753%. Hasil pengujian modulus elastisitas berbanding lurus dengan nilai kuat tekan, secara berturut-turut adalah 23257,6728 MPa, 23856,3072 MPa, 24018,9262 MPa, 25451,5107 MPa, 25648,6207 MPa dan 21900,2783 MPa, didapatkan modulus elastisitas optimum sebesar 25648,6207 MPa dengan kenaikan terhadapa BN dan BTL 0 sebesar 10,2803% dan 7,5130%. Hasil pengujian kuat tarik belah beton secara berturutturut adalah 3,0431 MPa, 3,3345 MPa, 3,6733 MPa, 3,4907 MPa, 3,7856 MPa dan 3,0488 MPa, didapatkan kuat tarik belah optimum sebesar 3,7856 MPa dengan kenaikan terhadapa BN dan BTL 0 sebesar 24,3988% dan 13,5283%. Berdasarkan seluruh hasil pengujian didapatkan kesimpulan bahwa optimum subtitusi terak logam pada variasi 45%, dengan penggunaan terak logam sebanyak 45% dan fly ash sebanyak 15%

Topics: Struktur
Year: 2019
OAI identifier: oai:e-journal.uajy.ac.id:20817
Provided by: UAJY repository
Download PDF:
Sorry, we are unable to provide the full text but you may find it at the following location(s):
  • http://e-journal.uajy.ac.id/20... (external link)
  • http://e-journal.uajy.ac.id/20... (external link)
  • http://e-journal.uajy.ac.id/20... (external link)
  • http://e-journal.uajy.ac.id/20... (external link)
  • http://e-journal.uajy.ac.id/20... (external link)
  • http://e-journal.uajy.ac.id/20... (external link)
  • http://e-journal.uajy.ac.id/20... (external link)
  • http://e-journal.uajy.ac.id/20... (external link)
  • Suggested articles


    To submit an update or takedown request for this paper, please submit an Update/Correction/Removal Request.