Article thumbnail

Intervensi Psikologi Dalam Penanganan Kasus Underchiever

By Beti Malia Rahma Hidayati

Abstract

Anak yang berprestasi rendah dibandingkan tingkat kecerdasan yang dimilikinya disebut dengan underachievement. Dalam penyelesaian kasus ini, dilakukan asesmen untuk pengambilan keputusan tentang pengetahuan dan kemampuan subjek. Asesmen yang digunakan diantaranya adalah: wawancara, observasi, tes psikologi (BINET dan grafis). Setelah diperoleh data, maka inilah perilaku yang diklasifikasikan akan dikurangi dan ditingkatkan. Adapun perilaku yang akan dikurangi yaitu keluar dari bangku saat proses balajar-mengajar, bersuara keras saat proses belajar-mengajar, dan mendapatkan uang saat akan atau setelah melakukan hal yang baik. Sedangkan perilaku yang akan ditingkatkan yaitu mengerjakan tugas secara mandiri dengan tuntas, membawa buku sesuai jadwal, dan melakukan sesuatu yang baik tanpa imbalan uang. Adapun intervensi yang dilakukan yaitu: konseling individual, token ekonomi, aversif, dan positif parenting skill. Berdasarkan hasil intervensi yang dilakukan, Subjek telah mengalami perubahan yang positif. Evaluasi intervensi dilakukan guna mendapatkan informasi penilaian. Efektif tidaknya intervensi tersebut dalam penanganan kasus underchiever menjadi materi penting untuk program tindak lanjut dan  acuan penanganan kasus yang serupa. Program intervensi dalam penanganan kasus underchiever ini telah selesai, untuk mendapatkan hasil yang maksimal perlu adanya dukungan dan partisipasi yang baik dari berbagai pihak. Termasuk untuk melaksanakan saran-saran yang diajukan guna mendapatkan hasil intervensi yang maksimal dalam penanganan kasus underchieve

Publisher: 'Institut Agama Islam Tribakti Kediri'
Year: 2014
DOI identifier: 10.33367/tribakti.v25i1.250
OAI identifier: oai:ejournal.iai-tribakti.ac.id:article/250

Suggested articles


To submit an update or takedown request for this paper, please submit an Update/Correction/Removal Request.