Article thumbnail

STRATEGI OPTIMALISASI MANAJEMEN MUTU PELAYANAN PENDIDIKAN NON FORMAL DALAM UPAYA MENINGKATKAN KUALITAS LULUSAN ( STUDI KASUS DI PKBM ALDYKAPUTRA KOTA BANDUNG)

By NPM : 178020080 AAS HOLISOH

Abstract

Manajemen mutu pendidikan merupakan usaha manajerial seperti merencanakan kualitas pendidikan, mengorganisasi kualitas, mengontrol kualitas, mengendalikan dan mengevaluasi kualitas yang dilakukan oleh setiap anggota manajemen yang ada dalam organisasi untuk meningkatkan kinerja dan kualitas kerja. Kualitas mutu pelayanan pendidikan adalah kesesuaian antara pelayanan pendidikan yang disediakan atau diberikan dengan kebutuhan yang memuaskan peserta didik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui langkah – langkah pelaksanaan Mutu Pelayanan Pendidikan Non Formal di PKBM Aldyka Putra melalui 8 Standar Penilaian PKBM Untuk Pendidikan Non Formal, Untuk mengetahui desain dan pelaksanaan Strategi Manajemen Mutu Pelayanan Pendidikan Non Formal dalam upaya meningkatkan kualitas lulusan di PKBM Aldyka Putra Kota Bandung. . Untuk mengetahui dampak Strategi Optimalisasi Mutu Pelayanan Pendidikan Non Formal dalam Meningkatkan kualitas lulusan di PKBM Aldyka Putra Kota Bandung. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian kualitatif menggunakan snowball sampling. Snowball sampling merupakan salah satu metode dalam pengambilan sampel dari suatu populasi. Snowball sampling ini adalah termasuk dalam teknik non-probability sampling (sampel dengan probabilitas yang tidak sama). Untuk metode pengambilan sampel seperti ini khusus digunakan untuk data-data yang bersifat komunitas dari subjektif responden/sampel, atau objek sampel yang kita inginkan sangat langka dan bersifat mengelompok pada suatu himpunan. Dengan kata lain snowball sampling metode pengambilan sampel dengan secara berantai (multi level). Hasil penelitian yang didapakan adalah bahwa : optimalisasi manajemen mutu layanan pendidikan dilakukan dengan cara meningkatkan 8 standar proses pengelolaan yaitu standar isi, standar proses, standar lulusan, standar pendidik dan tenaga kependidikan, standar sarana prasarana, standar pembiayaan, standar pengelolaan, standar penilaian pendidikan. Warga belajar yang telah lulus terbagi menjadi dua besaran. Lulusan yang bekerja dan lulusan yang berwirausaha. Lulusan yang bekerja umumnya bekerja diperusahaan swasta, industri besar, menengah dan kecil mapun instansi pemerintah. Warga belajar yang berwirausaha telah mampu membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat sekitar. Kendala yang dihadapi antara lain Kemampuan manajerial pengelola PKBM dan staf yang belum terakomodir sepenuhnya. Potensi lokal yang belum tergali menjadi sebuah penghasilan rumah tangga bagi warga belajar dan masyarakat sekitar. Pendidikan yang tidak linier pada beberapa orang tutor. Tutor yang belum seluruhnya tersertifikasi dan Kerjasama PKBM dengan dunia usaha dan dunia industri yang masih terbatas. Kata Kunci : Manajemen, Standar Pengelolaan, Kualitas Lulusan PKB

Topics: RESEARCH REPORT
Year: 2019
OAI identifier: oai:repository.unpas.ac.id:45679
Provided by: Universitas Pasundan
Download PDF:
Sorry, we are unable to provide the full text but you may find it at the following location(s):
  • http://repository.unpas.ac.id/... (external link)
  • http://repository.unpas.ac.id/... (external link)
  • Suggested articles


    To submit an update or takedown request for this paper, please submit an Update/Correction/Removal Request.