Article thumbnail

PENGARUH AROMATERAPI BUNGA LAVENDER (Lavandula angustifolia) TERHADAP INTENSITAS NYERI HAID (DISMENORE) PADA MAHASISWI STIKES MADANI YOGYAKARTA

By yuliana Vivian Maharani, ery fatmawati and rahmah widyaningrum

Abstract

  Dysmenorrhea or painful menstruation is one of the most common gynecological problems experienced by women of all ages. Lavender fragnance therapy is used for pain treatment, for reducing pain post-caesarean section, reducing depression and anxiety in postpartum and reducing dysmenorrhea. The research is to identify effects of lavender fragnance therapy (Lavandula angustifolia) to overcome pain intensity during mentruation (dysmenorheal) case study the students of STIKes Madani Yogyakarta. This study is a quantitative research with quasi experimental approach. Purposive sampling technique is used in this study. The paired t-test is used for statistical test to analyze the effectiveness of lavender fragnance to overcome dysmenorrhea pain intensity. Most respondents according to the age are between 18-20 years old, which is 60%. Most characteristic dysmenorrhea pain prior to administration of lavender fragnance therapy was a moderate pain scale with intensity of 65%. Meanwhile, after giving lavender fragnance therapy the highest intensity of pain was mild pain scale with intensity of 75%. There were significant effect of lavender fragnance therapy on reducing the dysmenorrhea pain intensity.Dismenore atau menstruasi yang menimbulkan nyeri merupakan salah satu masalah ginekologi yang paling umum dialami wanita dari berbagai tingkat usia. Aromaterapi bunga lavender digunakan sebagai perawatan untuk mengatasi nyeri, mengurangi rasa sakit pasca-operasi caesar, mengurangi depresi dan kecemasan pada ibu post partum, dan menurunkan dismenore. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi pengaruh aromaterapi bunga lavender (Lavandula angustifiola) terhadap intensitas nyeri  dismenore pada mahasiswi STIKes Madani Yogyakarta. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan quasy eksperimen. Pengambilan sampel menggunakan teknik Purposive sampling. Uji statistik menggunakan uji paired t-test, untuk menguji efektivitas aromaterapi bunga lavender terhadap intensitas nyeri dismenore. Responden menurut umur yang terbanyak adalah 18-20 tahun yaitu 60 %. Karakteristik nyeri dismenore terbanyak sebelum dilakukan pemberian aromaterapi bunga lavender dalam skala nyeri sedang yaitu 65 %. Sedangkan sesudah pemberian aromaterapi bunga lavender intensitas nyeri terbanyak adalah nyeri ringan yaitu 75 %. Ada pengaruh aromaterapi bunga lavender terhadap penurunan intensitas nyeri haid (dismenore)

Topics: lavender fragnance therapy, dysmenorrhea pain intensity, aromaterapi bunga lavender, intensitas nyeri, disminore
Publisher: 'LPPM STIKES Madani Yogyakarta'
Year: 2019
DOI identifier: 10.36569/jmm.v7i1.71
OAI identifier: oai:ojs2.jurnalmadanimedika.ac.id:article/71

Suggested articles


To submit an update or takedown request for this paper, please submit an Update/Correction/Removal Request.