Article thumbnail
Location of Repository

Sistem Pendukung Keputusan untuk Menentukan Alat Tangkap yang Sesuai bagi Nelayan di Madura Menggunakan Metode AHP-TOPSIS

By Heru Lumaksono and Hozairi .

Abstract

Madura sebagai wilayah kepulauan yangmayoritas masyarakatnya bekerja sebagai nelayan mempunyaipotensi untuk ditingkatkan produktivitasnya dengan caramerekomendasikan alat tangkap yang cocok untuk wilayahmereka. Penelitian ini akan memberikan rekomendasi keputusanyang cocok untuk memilih alat tangkap yang memiliki selektivitasdan produktif baik, metode sistem pendukung keputusan yangdikembangkan dalam penelitian ini adalah kombinasi metodeAHP dan TOPSIS. Hasil perhitungan bobot kriteria dengan AHPdiperoleh hasil sebagai berikut: [1] Selektifitas = 0.393, [2]Produktivitas = 0.223, [3] Dampak Lingkungan = 0.210, [4]Kualitas hasil tangkapan = 0.082, [5] Tidak membahayakan =0.058 dan [6] Biaya = 0.034, kriteria yang diprioritaskan dalampenelitian ini adalah selektifitas dan produktifitas. Hasil prioritasdengan TOPSIS diperoleh nilai bobot perangkingan sebagaiberikut: [1] Pancing = 0.753, [2] Bubu = 0.594, [3] Payang = 0.406,[4] Bagan apung = 0.344, [5] Jaring Ingsang = 0.336 dan [6] Pukatcincin = 0.247. Prioritas alat tangkap dengan selektivitas tinggidan produktivitas rendah adalah (pancing dan bubu) sedangkanalat tangkap dengan selektivitas produktivitas baik adalah(payang, bagan apung dan jarring ingsang). Hasil penelitian iniakan dijadikan pertimbangan untuk membantu masyarakat danPemerintah mengembangkan jenis alat tangkap yang sesuaidengan kebutuhan masyarakat, ramah lingkungan dan tidakmelanggar undang-undang

Publisher: Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya
Year: 2017
OAI identifier: oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/263

Suggested articles


To submit an update or takedown request for this paper, please submit an Update/Correction/Removal Request.