Article thumbnail

MERAYAKAN KUASA AGAMA

By Muhammad Ansor

Abstract

Tulisan ini mempresentasikan etnografi razia penegakan syariat Islam di Langsa, Aceh. Studi berargumen bahwa razia syariat Islam merupakan salah satu bentuk perayaan kuasa agama oleh negara yang berkontribusi terhadap reproduksi intoleransi dan kekerasan dalam beragama. Data yang digunakan bersumber dari studi etnografis di Langsa pada semester kedua tahun 2012. Pertama-tama saya akan menyajikan tinjauan umum tentang Dinas Syariat Islam (DSI) dan Wilayatul Hisbah (WH) serta posisinya sebagai institusi yang memiliki otoritas tidak hanya untuk mendefinisikan moralitas publik, tetapi terkadang juga bertindak represif melalui razia syariat Islam di Aceh. Pemaparan menunjukkan represi tersebut melalui catatan etnografis tentang razia khalwat dan pakaian ketat di Langsa. Tulisan pada akhirnya memperlihatkan gosip sebagai salah satu bentuk resistensi kreatif terhadap represi yang dilakukan negara dan elite agama di Langsa dengan mengatas-namakan penegakan syariat Islam. This paper presents the ethnography of Sharia’ enforcement raids in Langsa, Aceh. It presents the argument that Sharia’ enforcement raids is one of religious power celebrations by the state that contribute towards intolerance reproduction and violence in religion. Ethnographic data were obtained from field reseach in Langsa in the second half of 2012. First of all, I presented an overview on the State Shari’a Agency (Dinas Syariat Islam) and the “Shari’a Police” (Wilayatul Hisbah) as well as their positions as institutions which had not only the authority in defining public morality, but also repressing Sharia’ enforcement raids in Aceh. Exposure of this study showed there was repression through ethnographic records about the roadside WH inspection on khalwat and dress code as the enforcement of Shari’a norms of public morality in Langsa. Finally, this paper highlighted that gossip was a form of creative resistance against repression by the State and the religious elites concerning Sharia’ enforcement in Langsa

Publisher: 'IAIN Metro Lampung'
Year: 2017
DOI identifier: 10.32332/akademika.v22i1.562
OAI identifier: oai:ojs2.103.28.148.146:article/562

Suggested articles


To submit an update or takedown request for this paper, please submit an Update/Correction/Removal Request.