ANALISIS KEMISKINAN MULTIDIMENSIONAL DI KABUPATEN/KOTA PROVINSI JAWA TIMUR

Abstract

Kemiskinan merupakan suatu masalah yang sudah lama dihadapi oleh berbagai negara terutama Indonesia. Penghitungan kemiskinan mengalami perubahan dan pembaruan sehingga kemiskinan dengan pendekatan moneter kurang tepat dari kritikan di tersebut maka muncul kemiskinan dengan pendekatan multidimensional. Penghitungan kemiskinan multidimensional pernah dilakukan oleh Budiantoro(2015), Oleh karena itu penelitian ini ingin menghitung kemiskinan multidimensional di tingkat Kabupten/Kota perlunya tiga dimensi yaitu kesehatan,pendidikan, dan standar kulitas hidup. Kemiskinan multidimensional di tingkat Kabupaten/Kota Jawa Timur tahun 2014-2016 tertinggi berada di Kabupaten Sampang sebesar 7,62 dan Kabupaten Pamekasan 7,80, selain itu kemiskinan multidimensional memiliki hubungan yang kuat dengan kemiskinan moneter, sehingga kemiskinan multidimensional ini tepat untuk digunakan. Untuk mengambil kebijakan dalam pengentasan kemiskinan, maka penelitian ini juga melihat tren dari kemiskinan multidimensional, dan melihat pengaruh dari pertumbuhan ekonomi dan pengangguran terhadap kemiskinan multidimensional. Hasilnya bahwa pertumbuhan ekonomi berpengaruh negatif sebesar 10,94% dan pengangguran tidak berpengaruh terhadap kemiskinan multidimensional

Similar works

Full text

thumbnail-image

Universitas Airlangga Repository

Full text is not available
oai:repository.unair.ac.id:87440Last time updated on 10/29/2019

This paper was published in Universitas Airlangga Repository.

Having an issue?

Is data on this page outdated, violates copyrights or anything else? Report the problem now and we will take corresponding actions after reviewing your request.