PERBEDAAN PROKRASTINASI AKADEMIK DITINJAU DARI MANAJEMEN WAKTU DAN KEAKTIFAN ORGANISASI PADA MAHASISWA UNIVERSITAS AIRLANGGA SURABAYA

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertama, apakah ada perbedaan prokrastinasi akademik ditinjau dari manajemen waktu, kedua, apakah ada perbedaan prokrastinasi akademik ditinjau dari keaktifan organisasi. Penelitian ini dilakukan pada mahasiswa FISIP Universitas Airlangga angkatan 2014 sebanyak 248 mahasiswa. Alat pengumpul data yang digunakan adalah kuesioner prokrastinasi akademik yang disusun oleh Hargiyanto (2012) berdasarkan teori Ferrari, dkk. (1995) sebanyak 31 aitem dengan reliabilitas 0,918. Kuesioner manajemen waktu dibuat sendiri oleh penelti berdasarkan teori dari Macan (1994) sejumlah 23 aitem dengan reliabilitas 0,897, dan angket keaktifan mahasiswa berdasarkan pedoman dari Direktorat Kemahasiswaan Universitas Airlangga. Skala prokrastinasi akademik dan manajemen waktu menggunakan validitas isi. Analisis data menggunakan uji perbedaan Kruskall Wallis Test dan U-Mann Whitney dengan bantuan SPSS 16.0 for Windows. Hasil analisis untuk uji Kruskall Wallis Test menunjukkan signifikansi sebesar 0,435 (sig. > 0,05), maka jawaban pada pertanyaan pertama dari penelitian ini adalah tidak terdapat perbedaan prokrastinasi akademik ditinjau dari manajemen waktu. Sehingga bagaimanapun level manajemen waktu pada mahasiswa, mereka tetap melakukan prokrastinasi akademik. Selanjutnya untuk uji U-Mann Whitney nilai signifikansi sebesar 0,000 (sig. < 0,05), yang berarti hasil menunjukkan bahwa terdapat perbedaan prokrastinasi akademik ditinjau dari keaktifan organisasi. Mean rank pada mahasiswa aktif organisasi lebih besar yaitu 142,98 daripada mean rank pada mahasiswa tidak aktif organisasi yaitu 110,93. Artinya, prokrastinasi akademik pada mahasiswa aktif organisasi lebih tinggi dibandingkan dengan mahasiswa tidak aktif organisasi

Similar works

Full text

thumbnail-image

Universitas Airlangga Repository

Provided a free PDF
oai:repository.unair.ac.id:76873Last time updated on 9/3/2019View original full text link

This paper was published in Universitas Airlangga Repository.

Having an issue?

Is data on this page outdated, violates copyrights or anything else? Report the problem now and we will take corresponding actions after reviewing your request.