RANCANGAN GRAFIK ACUAN PERTUMBUHAN TINGGI BADAN BALITA MENURUT UMUR DENGAN PENDEKATAN REGRESI NONPARAMETRIK BERDASARKAN ESTIMATOR SPLINE TRUNCATED SEBAGAI PENENTU STATUS GIZI STUNTING BALITA DI KABUPATEN SIDOARJO

Abstract

Balita merupakan masa kehidupan yang sangat penting dan perlu perhatian serius. Stunting merupakan salah satu masalah gizi yang cuku serius di Indonesia khususnya Kabupaten Sidoarjo. Pengukuran status gizi balita untuk penentuan stunting yang digunakan di Indonesia berdasarkan standar antropometri WHO 2005. Kasus gizi stunting yang tinggi di Kabupaten Sidoarjo dapat disebabkan oleh standar evaluator KMS yang digunakan kurang sesuai. Pertumbuhan tinggi badan balita Kabupaten Sidoarjo memiliki pola pertumbuhan tertentu di setiap usianya, parameter penghalus pada spline truncated dapat mewakili pola pertumbuhan balita Kabupaten Sidoarjo. Penelitian ini bertujuan untuk merancang grafik acuan pertumbuhan tinggi badan dengan pendekatan regresi nonparametrik estimator spline truncated dan membuat interface untuk penentuan status gizi. Data balita dalam penelitian ini diperoleh dari Puskesmas di Kabupaten Sidoarjo tahun 2015-2016 sebanyak 4270 data. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu rancangan grafik grafik pertumbuhan tinggi badan balita dengan menggunakan pendekatan spline truncated baik dalam menggambarkan pola pertumbuhan balita di Kabupaten Sidoarjo yang ditunjukkan oleh rata-rata nilai R-Square sebesar 98,35% untuk laki-laki dan 98,39% untuk perempuan. Selisih antara grafik acuan pertumbuhan tinggi badan Kabupaten Sidoarjo dan grafik WHO 2005 untuk status gizi stunting pada balita laki-laki sebesar 8,66% dan pada balita perempuan sebesar 7,5%. Sedangkan untuk status gizi severely stunting selisih antara grafik acuan pertumbuhan tinggi badan Kabupaten Sidoarjo dan grafik WHO 2005 untuk balita laki-laki sebesar 20% dan untuk balita perempuan sebesar 25,76%. Grafik acuan pertumbuhan tinggi badan Kabupaten Sidoarjo menghasilkan acuan yang lebih rendah sehingga menghasilkan persentase yang lebih rendah untuk status gizi stunting dan severely stunting

Similar works

Full text

thumbnail-image

Universitas Airlangga Repository

Full text is not available
oai:repository.unair.ac.id:70591Last time updated on 9/3/2019

This paper was published in Universitas Airlangga Repository.

Having an issue?

Is data on this page outdated, violates copyrights or anything else? Report the problem now and we will take corresponding actions after reviewing your request.