HUBUNGAN ANTARA BURNOUT DENGAN EMPATI PADA PESERTA PROGAM PENDIDIKAN DOKTER SPESIALIS PSIKIATRI DI FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS AIRLANGGA / RSUD Dr. SOETOMO SURABAYA

Abstract

Pendidikan kedokteran kerap membutuhkan usaha dan kerja keras dalam lingkungan yang penuh tekanan. Program Pendidikan Dokter Spesialis seringkali menimbulkan stres pada kehidupan personal dan profesional seorang peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS). Konsekuensi dari tingginya stres yang dialami dapat berujung pada burnout. Tingkat burnout pada peserta PPDS secara keseluruhan berada pada rentang antara 27% - 75% diantara berbagai bidang spesialisasi. Peserta PPDS Psikiatri dikatakan memiliki stresor tambahan terkait rasa takut akibat terpapar pada pasien dengan kekerasan dan bunuh diri. Kondisi burnout pada peserta PPDS dapat menimbulkan berbagai konsekuensi negatif, diantaranya berkurangnya empati. Empati seorang dokter merupakan elemen terapeutik kunci yang efektif dalam komunikasi dokter-pasien. Pada bidang Psikiatri, hubungan dokter-pasien yang dibina merupakan hubungan yang kompleks, karena sifatnya jangka panjang dan membutuhkan keterlibatan emosi yang lebih tinggi. Hal ini mendorong peneliti untuk mengetahui hubungan antara burnout dengan empati pada peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis. Tujuan: Mengetahui hubungan antara burnout dengan empati pada peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Program Studi Psikiatri di Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga / RSUD Dr. Soetomo Surabaya. Metode: Penelitian analitik observasional yang bersifat cross sectional terhadap peserta PPDS Psikiatri. Hasil: Didapatkan 51 subyek penelitian yang memenuhi kriteria inklusi. Uji analisis statistik menyatakan bahwa tidak terdapat hubungan antara ketiga dimensi burnout yaitu emotional exhaustion (p=0,554), depersonalization (p=0,783), dan lack of personal accomplishment (p=0,198) dengan empati pada peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis Psikiatri di Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga / RSUD Dr. Soetomo Surabay

Similar works

Full text

thumbnail-image

Universitas Airlangga Repository

Full text is not available
oai:repository.unair.ac.id:65650Last time updated on 9/3/2019

This paper was published in Universitas Airlangga Repository.

Having an issue?

Is data on this page outdated, violates copyrights or anything else? Report the problem now and we will take corresponding actions after reviewing your request.