KARAKTERISTIK AKAD PEMBIAYAAN IJARAH MUNTAHIYA BITTAMLIK SEBAGAI AKAD MURAKAD (MULTI AKAD)

Abstract

Bank Syariah memiliki beberapa kegiatan usaha yang dijalankan berdasarkan prinsip syariah yang mana salah satunya adalah pembiayaan atau penyediaan dana bagi nasabah. Ijarah Muntahiya Bittamlik, merupakan akad penyediaan dana dalam rangka memindahkan hak guna atau manfaat dari suatu barang atau jasa berdasarkan transaksi sewa dengan opsi pemindahan kepemilikan barang. Dalam ijarah muntahiya bittamlik dapat diperjanjikan bahwa barang akan dihibahkan pada akhir masa sewa atau dijual pada akhir masa sewa. Umumnya dalam pembiayaan nasabah terikat dalam satu akad, namun karena di akhir masa pembiayaan terjadi peralihan hak milik, tentunya dalam pembiayaan ijarah muntahiya bittamlik ini memiliki prinsip dua akad yang menjadi satu akad. Dalam ketentuan prinsip syariah dua akad yang terjadi dalam satu pembiayaan tidak diperbolehkan karena akan melanggar prinsip tersebut. Oleh karena itu harus sangat diperhatikan akad pembiayaan tersebut berjalan di waktu yang bersamaan atau tidak. Para pihak, baik bank syariah dan juga nasabah harus memperhatikan hak dan kewajiban yang dimiliki agar tidak terjadi sengketa di kemudian hari

Similar works

Full text

thumbnail-image

Universitas Airlangga Repository

Provided a free PDF
oai:repository.unair.ac.id:62594Last time updated on 9/3/2019View original full text link

This paper was published in Universitas Airlangga Repository.

Having an issue?

Is data on this page outdated, violates copyrights or anything else? Report the problem now and we will take corresponding actions after reviewing your request.