KESESUAIAN SYARIAH VARIASI AKAD PEMBIAYAAN JUAL BELI EMAS SECARA TIDAK TUNAI PADA PERBANKAN SYARIAH DI SURABAYA

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesesuaian variasi akad yang digunakan dalam praktek jual beli emas secara tidak tunai berdasarkan Fatwa DSNMUI. Terdapat beberapa variasi akad disebabkan oleh fatwa DSN-MUI No,77 tahun 2010 yang membolehkan jual beli emas secara tidak tunai selama emas tidak menjadi satuan harga (tsaman) yang resmi namun tidak mengatur penggunaan akad tersebut. Akad-akad yang digunakan bank syariah dalam pembiayaan emas adalah murabahah, rahn, dan wakalah bil murabah. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan strategi studi kasus. Objek penelitian yang digunakan adalah Bank Syariah Mandiri KC Darmo dan BRI Syariah KC Gubeng Surabaya. Wawancara dilakukan kepada 5 responden yang terdiri dari 2 orang pegawai, 1 manajer dan 2 nasabah yang melaksanakan produk pembiayaan jual beli emas secara tidak tunai. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode wawancara, setelah data terkumpul, maka data tersebut dianalisis menggunakan penjodohan pola untuk mendapatkan kesimpulan. Hasil penelitian ini berdasar pada praktek langsung dan analisa mekanisme pembiayaan emas secara tidak tunai pada Bank Syariah Mandiri dan BRI Syariah. Berdasarkan analisis tersebut, Bank Syariah Mandiri sebesar 96,87% dan BRI Syariah sebesar 100% telah memenuhi kepatuhan syariah berdasarkan Fatwa DSNMUI. Terdapat 1 poin pada praktik Cicil Emas BSM yang belum sesuai dengan fatwa DSN-MUI No. 25 tentang rahn yaitu biaya administrasi yang merupakan persentase dari jumlah pembiayaan. Namun, ketidak sesuaian tersebut tidak berdampak pada batalnya akad

Similar works

Full text

thumbnail-image

Universitas Airlangga Repository

Full text is not available
oai:repository.unair.ac.id:59217Last time updated on 9/3/2019

This paper was published in Universitas Airlangga Repository.

Having an issue?

Is data on this page outdated, violates copyrights or anything else? Report the problem now and we will take corresponding actions after reviewing your request.