ORGANISASI PERKUMPULAN PEMUDA SURABAYA: HUA CHIO TSING NIEN HUI (HCTNH) TAHUN 1930-1942

Abstract

Penulisan karya tulis ini mengambil tema berdirinya organisasi perkumpulan pemudaetnis Tionghoa yang terbentuk sebagai akibat produk gerakan nasionalisme Tiongkok setelah berdirinya THHK ini adalah organisasi Hua Chiao Tsing Nien Hui (HCTNH) Surabaya tahun 1930-1942. Fokus pembahasannya adalah dibentuknya HCTNH bertujuan untuk menggalang persatuan dan kesatuan seluruh pemuda Tionghoa yang tinggal di Indonesia. Selain itu, tujuan lain yang ingin dicapai dengan berdirinya perkumpulan iniadalah untuk menanamkan rasa kebangsaan dan semangat nasionalisme Tiongkok kepada pemuda-pemuda Tionghoa di Indonesia.Metode penelitian yang digunakan dalam penulisan skripsi ini menggunakan metode heuristik, yakni mengumpulkan data yang berasal dari dokumen arsip, koran, dan majalah. Disamping itu, juga melakukan kritik terhadap sumber baik intern maupun ekstern, baik primer maupun sekunder. Demikian halnya masalah intepretasi dan historiografi tetap diperhatikan. Penelitian ini berupaya mengkaji organisasi perkumpulan pemuda etnis Tionghoa Hua Chiao Tsing Nien Hui (HCTNH) mulai awal berdirinya hingga kedatangan Jepang yang memiliki kebijakan membubarkan organisasi kepemudaan termasuk HCTNH. Gerakan Tiongkok Raya dengan munculnya organisasi-organisasi, perkumpulan pemuda Tionghoa di Indonesia yang sifatnya pergerakan untuk mendapatkan persamaan hak, eksistensi, serta menunjukkan identitas etnis Tionghoa sehingga tumbuh dan berkembangnya rasa kebangsaan nasionalisme Tionghoa sebagai imbas dari tindakan diskriminatif pemerintah kolonial Hindia Belanda.Pembentukan organisasi perkumpulan pemuda Tionghoa peranakan tersebut dilhami oleh murid-murid serta para alumni sekolah THHK yang bertujuan untuk memperkuat identitas ke-Tionghoaan melalui kegiatan sosial, budaya, pendidikan, dan olahraga

Similar works

Full text

thumbnail-image

Universitas Airlangga Repository

Provided a free PDF
oai:repository.unair.ac.id:56714Last time updated on 9/3/2019View original full text link

This paper was published in Universitas Airlangga Repository.

Having an issue?

Is data on this page outdated, violates copyrights or anything else? Report the problem now and we will take corresponding actions after reviewing your request.