Article thumbnail
Location of Repository

Efektivitas larutan asam cuka dan jeruk kunci untuk menurunkan kandungan logam berat Pb (timbal) dalam daging kerang darah (anadara granosa)

By (NIM. 2021011020) Maulana

Abstract

Asam Cuka mengandung asam asetat dan Jeruk Kunci mengandung asam sitrat. Asam tersebut dapat mengikat ion logam berat dalam daging Kerang Darah salah satunya logam berat Pb. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis kandungan logam berat Pb yang terdapat dalam daging Kerang Darah (Anadara granosa) setelah diberi perlakuan logam Pb 20 ppm dan menganalisis pengaruh perendaman larutan Asam Cuka dan Jeruk Kunci terhadap kandungan logam berat Pb dalam daging Kerang Darah (Anadara granosa). Penelitian ini dilaksanakan bulan November 2016 di Laboratorium Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Pertanian, Perikanan dan Biologi. Metode Penelitian yang digunakan yaitu metode eksperimen (percobaan). Sampel Kerang Darah diuji dengan AAS (Atomic Absorption Spectrophotometer) dan Analisis data secara deskriptif. Hasil penelitian dari pengujian AAS (Atomic Absorption Spectrophotometer) daging Kerang Darah diketahui pada perlakuan perendaman larutan Pb 20 ppm dalam media akuarium (kontrol) sebesar 0,003±0,001 mg/kg, perlakuan Asam Cuka 12,5% sebesar 0,010±0,009 mg/kg, AsamCuka 25% sebesar 0,029±0,020 mg/kg, dan Jeruk Kunci 12,5% sebesar 0,005±0,004 mg/kg, Jeruk Kunci 25% sebesar 0,007±0,007 mg/kg. Asam Cuka dan Jeruk Kunci belum mampu menurunkan kandungan logam berat Pb dalam daging Kerang Darah. Kandungan tersebut masih berada di bawah baku mutu atau aman untuk dikonsumsi, berdasarkan Baku Mutu dalam Standar Nasional Indonesia7387 tahun 2009 tentang Batas Maksimum Cemaran Timbal (Pb) dalam Pangan (Pb = 1,5 mg/kg)

Topics: S Agriculture (General)
Year: 2017
OAI identifier: oai:repository.ubb.ac.id:534

Suggested articles


To submit an update or takedown request for this paper, please submit an Update/Correction/Removal Request.