Article thumbnail

Gerakan dakwah Majelis Ilmu dan Dzikir Ar-Raudhah dalam menguatkan paham Ahlussunnah wal Jamaah (ASWAJA) di Kota Surakarta

By ‘Ainy Nur Syarifah

Abstract

‘Ainy Nur Syarifah (1401036021) dengan judul penelitian : Gerakan Dakwah Majelis Ilmu dan Dzikir Ar-Raudhah dalam Menguatkan Paham Ahlussunnah wal jamaah di Kota Surakarta. Penelitian ini membahas tentang gerakan dakwah yang di dalamnya berisi tentang bagaimana Majelis Ilmu dan Dzikir Ar-Raudhah dalam memandang sebuah paham yaitu ahlussunnah wal jamaah dan aktivitas gerakan dakwah yang dilakukannya di Kota Surakarta. Alasan memilih Majelis Ilmu dan Dzikir Ar-Raudhah menjadi pembahasan karena melihat maraknya aliran keagamaan yang muncul di Surakarta yang banyak dikategorikan sebagai Islam radikal, sehingga mengakibatkan muncul konflik ideologi antar paham keagamaan yang menyebabkan paham ahlussunnah wal jamaah semakin termarginalisasi, Majelis Ilmu dan Dzikir Ar-Raudhah hadir sebagai komunitas dakwah yang dalam gerakan dakwahnya lebih menekankan kepada penguatan sebuah paham yaitu ahlussunnah wal jamaah di Kota Surakarta. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data primer dari penelitian ini adalah pemimpin, ustadz pengajar, relawan dan jamaah Majelis Ilmu dan Dzikir Ar-Raudhah. Sedangkan sumber data sekunder dari penelitian ini adalah buku-buku, internet, dan lain-lainnya yang berkaitan dengan tema yang dibahas. Teknik pengumpulan data diperoleh dengan menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dengan dua rumusan masalah yaitu bagaimana pandangan pemimpin Majelis Ilmu dan Dzikir Ar-Raudhah terhadap paham ahlussunnah wal jamaah, bagaimana aktivitas gerakan dakwah dan bentuk penguatan yang dilakukan oleh Majelis Ilmu dan Dzikir Ar-Raudhah terhadap paham ahlussunnah wal jamaah di kota Surakarta. Berdasarkan hasil penelitian, pertama, pandangan pemimpin Majelis Ilmu dan Dzikir Ar-Raudhah terhadap paham ahlussunnah wal jamaah yaitu dapat dibagi menjadi beberapa sudut pandang diantaranya dari sudut pandang ilmu fiqh, ilmu hadis, ilmu sirah dan aqidah. Golongan yang madzhab fiqhnya mengikuti Imam Syafii dan amaliahnya Nahdlatul Ulama (NU) keilmuan ahlussunnah wal jamaah adalah maturidiyah dan asyariyah, kedua, aktivitas gerakan dakwah dan bentuk penguatan Majelis Ilmu dan Dzikir Ar-Raudhah terhadap paham ahlussunnah wal jamaah di Kota Surakarta adalah dengan menggunakan berbagai macam media dan metode, yang menonjol adalah gerakan di media sosial, dengan membentuk sebuah aplikasi, website dan IT Developer, gerakan dakwah melalui media tulisan, dengan diterbitkannya buku keaswajaan beserta dalil hukum secara lengkap, gerakan dakwah yang secara langsung seperti tabligh akbar dengan ciri yang berbeda dengan yang lainnya sehingga menimbulkan sebuah prestasi di Kota Surakarta, sebagai pembuktian bahwasannya di Surakarta tidak hanya sebagai sarang kelompok Islam radikal

Topics: 297.74 Dakwah
Year: 2018
OAI identifier: oai:eprints.walisongo.ac.id:8784

Suggested articles


To submit an update or takedown request for this paper, please submit an Update/Correction/Removal Request.