unknown

Sikap permisif siswa-siswi SMKN 2 Malang terhadap seks pranikah

Abstract

Dari data Bimbingan dan Konseling SMKN 2 Malang didapat dua siswi yang melakukan seks pra nikah yang telah dijalaninya selama masih duduk di bangku kelas 3 SMP sampai sekarang. Kedua siswi tersebutlah yang menjadi subyek dalam penelitian ini, karena subyek melakukan seks pra nikah dengan lebih dari 6 laki-laki yang berbeda diantaranya dengan mahasiswa, pegawai Pemkot, dosen, guru PPL dan laki-laki yang menjadi teman kencannya selama ini. Pentingnya penelitian ini diadakan adalah karena semakin banyaknya dijumpai kasus kehamilan yang tidak dikehendaki di kalangan remaja, khususnya remaja yang belum menikah. Akibat dari meningkatnya minat remaja pada masalah seksual dan sedang berada dalam potensi seksual yang aktif, maka remaja berusaha mencari berbagai informasi mengenai hal tersebut, pada umumnya hanya sedikit remaja yang mendapatkan seluk beluk seksual dari orang tuanya. Oleh karena itu remaja mencari atau mendapatkan dari berbagai sumber informasi yang mungkin dapat diperoleh, misalnya seperti di sekolah atau perguruan tinggi, membahas dengan teman-teman, buku-buku tentang seks, media massa atau internet. Penelitian ini sendiri bertujuan untuk mengetahui pendapat remaja setelah melakukan hubungan seks pra nikah dan hal apa saja yang melatar belakanginya, bagaimana latar belakang keluarganya selama ini. Jenis penelitian ini adalah Kualitatif, yang meneliti tentang Sikap Permisif Siswa-siswi SMKN 2 Malang Terhadap Seks Pra Nikah. Penulis menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumentasi dalam pengumpulan data, yang dilakukan dengan kondisi naturalistik sehingga diperoleh gambaran dan pengetahuan yang lengkap dari suatu fenomena dari permasalah tersebut. Hasil dari penelitian ini adalah: 1). Remaja yang melakukan prilaku seks pra nikah tersebut adalah mereka yang kurang mendapatkan pengetahuan mengenai pendidikan seks itu sendiri, 2). Perilaku asertif yang minim mengakibatkan subyek terjerumus dalam seks pra nikah, hal ini disebabkan karena pergaulan dengan lingkungan yang salah sehingga subyek dengan mudah terpengaruh. 3). Perceraian orang tua berdampak pada prilaku negatif pada anak. 4). Prilaku seks pra nikah membuat subyek ketagihan, sehingga memungkinkan untuk mengulang prilaku tersebut walau dilakukan dengan laki-laki yang berbeda

Similar works

Full text

thumbnail-image

Etheses of Maulana Malik Ibrahim State Islamic University

Provided a free PDF
oai:etheses.uin-malang.ac.id:8876Last time updated on 2/9/2018View original full text link

Having an issue?

Is data on this page outdated, violates copyrights or anything else? Report the problem now and we will take corresponding actions after reviewing your request.