unknown

Multi identities of a chatter on Facebook chat

Abstract

ENGLISH: Identity is an important part of individual. Individual cannot be separated from identity. Everyone must have identity and may have several identities. An individual identity can be seen through performance, behaviour, attitude, and also language use when interacting with others. However, identitites do not come into individual arbitrary. An identity to be established, it has to be recognized by others. This study explains how Upik constructs her identities in several interactions, it helps to define and reveal Upik’s identity. The researcher focuses the study on how the identities are represented by Upik in facebook chat. The researcher used Blommaert’s theory (2005) to identify and analyze what identities that were represented by Upik in facebook chat. In leading this study, the researcher used discourse analysis as research design and used descriptive qualitative method which is purposed on describing the process of how the chatter (Upik) constructed her multi identities in facebook chat in some interactions. Besides, the researcher collected the data by obtaining the conversation text of the chatter (Upik), the data were taken in between 2012 until 2013 when the chatter actively chatted in Facebook. The data were collected in order to find out the aspects of Upik’s identity in facebook chat. The findings show that the identities which were represented by Upik in the chat named multi identities. Upik may had several identities which were visible in different occasions (interactions). She is as an employee, as a wife, as a close friend, as a relative (sister in law), as a learner, as a colleague and also as a teacher Upik’s identity can be seen from language used by Upik. The identity of the interlocutor influenced Upik in using the utterances in the interactions. For instance, when Upik talked to her superordinate, she must had considered the utterances that will be used, and so on. Therefore, Upik had multi identities in facebook chat, because she talked to some interlocutors who had different need/necessity there. She changed her identity spontaneously depended on situation and condition. Based on the findings, the researcher concluded that Upik’s identity can be multi identities, because she constructed herself differently depended on with whom she talked to and what she talked. Firstly, identity can be seen from the use of utterances which belongs to semiotic process of representation. Secondly, identity can also be seen from the space of the interaction, space very influences language use of someone. In addition, the way everyone speaks must be reflected by the space between them. Space can be position or social status. INDONESIA: Identitas adalah sebuah bagian penting dari individu. Individu tidak dapat dipisahkan dari identitas. Setiap individu pasti memiliki identitas dan mungkin memiliki beberapa identitas. Sebuah identitas individu dapat dilihat melalui kinerja, perilaku, sikap, dan juga penggunaan bahasa saat berinteraksi dengan orang lain. Bagaimanapun, identitites tidak datang kepada individu dengan suka-suka. Sebuah identitas akan ditetapkan, itu harus diakui oleh orang lain. Penelitian ini menjelaskan bagaimana Upik membangun identitas dirinya di beberapa interaksi, Ini membantu untuk mendefinisikan dan mengungkapkan identitas Upik. Peneliti memfokuskan penelitian pada bagaimana identitas-identitas Upik direpresentasikan di facebook chat. Peneliti menggunakan teori Bloomaert (2005) untuk mengidentifikasi dan menganalisis identitas-identitas apa yang direpresentasikan oleh Upik di facebook chat. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan analisis wacana sebagai desain penelitian dan menggunakan metode deskriptif kualitatif yang bertujuan pada penggambaran proses bagaimana Upik (pengguna chat) membangun beberapa identitas di facebook chat dalam beberapa interaksi. Selain itu, peneliti mengumpulkan data dengan menaksir teks percakapan dari obrolan (Upik), data diambil pada tahun ketika Upik aktif menggunakan obrolan (chat) di Facebook, antara 2012 sampai 2013. Data dikumpulkan untuk mengetahui aspek-aspek identitas Upik di facebook chat. Penemuan menunjukkan bahwa identitas-identitas yang direpresentasikan oleh Upik di chat disebut dengan multi identitas. Upik mungkin memiliki beberapa identitas yang terlihat dalam kesempatan yang berbeda (interaksi). Dia sebagai karyawan, sebagai istri, sebagai teman dekat, sebagai saudara (adik ipar), sebagai pelajar, sebagai seorang rekan dan juga sebagai guru. Identitas Upik dapat dilihat dari bahasa yang digunakan oleh Upik. Identitas lawan bicara mempengaruhi Upik dalam menggunakan ungkapan/ucapan dalam interaksi. Misalnya, ketika berbicara dengan atasan Upik, dia pasti telah mempertimbangkan ungkapan-ungkapan yang akan digunakan, dan sebagainya. Oleh karena itu, individu harus mengetahui dengan siapa mereka berbicara dan apa yang mereka bicarakan. Oleh karena itu, Upik memiliki multi identitas di facebook chat, karena dia berbicara kepada beberapa lawan bicara yang memiliki kebutuhan yang berbeda. Dia mengubah identitasnya secara spontan tergantung pada situasi dan kondisi. Berdasarkan penemuan, peneliti menyimpulkan bahwa identitas Upik dapat menjadi multi identitas, karena dia membangun dirinya secara berbeda tergantung pada siapa dia berbicara dan apa yang dia berbicarakan. Identitas dapat dilihat dari penggunaan tuturan yang termasuk proses semiotik representasi. Selain itu, identitas juga dapat dilihat dari jarak pada interaksi, jarak sangat mempengaruhi penggunaan bahasa seseorang. Cara setiap orang berbicara pasti dicerminkan oleh jarak diantara mereka. Jarak dapat berupa posisi atau status sosial

Similar works

Full text

thumbnail-image

Etheses of Maulana Malik Ibrahim State Islamic University

Provided a free PDF
oai:etheses.uin-malang.ac.id:8623Last time updated on 2/9/2018View original full text link

Having an issue?

Is data on this page outdated, violates copyrights or anything else? Report the problem now and we will take corresponding actions after reviewing your request.