unknown

Penentuan kadar Timbal (Pb) dalam Sawi (Brassica sp.) menggunakan metode destruksi basah secara spektroskopi serapan Atom (SSA)

Abstract

INDONESIA: Sawi yang dijual di pasar terdapat cemaran logam berat yang disebabkan oleh faktor penanaman, pemupukan, dan pengairan. Logam berat seperti Pb sangat berbahaya bagi kesehatan tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar logam timbal dalam sampel sawi menggunakan variasi metode destruksi basah dan zat pengoksidasi secara Spektroskopi Serapan Atom. Jenis penelitian yang dilakukan adalah experimental laboratory, meliputi: pemilihan sampel yang menggunakan sawi hijau dan sawi putih dalam keadaan segar. Preparasi sampel dilakukan dengan variasi metode destruksi basah dan zat pengoksidasi. Metode destruksi basah yang digunakan ialah destruksi basah terbuka dan destruksi basah tertutup dengan variasi zat pengoksidasi HNO3, HNO3 + HClO4 (1:1); HNO3 + HClO4 (3:1); HNO3 + HClO4 (5:1); HNO3 + HClO4 (8:1). Data yang didapatkan diuji menggunakan ANNOVA untuk mengetahui signifikansi setiap perlakuan. Pengujian timbal pada sawi dengan spesies berbeda menggunakan metode destruksi dan zat pengoksidasi yang didasarkan pada perolehan kadar timbal paling tinggi. Hasil penelitian terhadap penentuan kadar timbal dalam sawi dengan variasi metode destruksi dan zat pengoksidasi didapatkan nilai F hitung > F tabel, artinya terdapat pengaruh signifikan pada tiap perlakuan. Adapun kadar timbal menggunakan destruksi basah terbuka dan tertutup dengan zat pengoksidasi HNO3 + HClO4 (1:1); HNO3 + HClO4 (3:1); HNO3 + HClO4 (5:1); HNO3 + HClO4 (8:1); HNO3, berturut-turut adalah 6,822; 3,945; 3,466; 2,149; 3,652 dan 12,348; 8,546; 8,909; 10,398; 8,432 (mg/Kg). Kadar logam timbal pada sampel sawi dengan spesies berbeda sawi hijau dan sawi putih secara berturut-turut adalah 8,556 mg/Kg, dan 9,771 mg/Kg. ENGLISH: Mustard which is sold in the market has heavy metal is caused by factors planting, fertilization, and watering. Heavy metals such as Pb very harmful for health. This research aims to know determination of lead (Pb) in mustard using variety of wet destruction method and oxidizing solution through Atomic Absorption Spectroscopy (AAS). This research use experimental Laboratory, including: selecting sample of green mustard and chicory in fresh condition. Sample preparation use variety of wet destruction method and oxidant solution. Wet destruction method that is used is open wet digestion and closed wet digestion with a variety of oxidizing solution HNO3; HNO3 + HClO4 (1:1); HNO3 + HClO4 (3:1); HNO3 + HClO4 (5:1); HNO3 + HClO4 (8:1). Data obtained were tested use ANNOVA to know significant value in each treatment. Examination of lead in mustard with different species using destruction method and oxidizing solution that is based on acquisition of highest lead levels. The result to determine lead levels in mustard with the best variety destruction methode and oxidant solution obtained F value > F table, the mean is there significant effect on treatment. As for lead levels using open wet destruction and closed with an oxidant solution HNO3 + HClO4 (1:1); HNO3 + HClO4 (3:1); HNO3 + HClO4 (5:1); HNO3 + HClO4 (8:1); HNO3, sequencially is 6,822; 3,945; 3,466; 2,149; 3,652 dan 12,348; 8,546; 8,909; 10,398; 8,432 (mg/Kg). Lead content in mustard with different species green mustard and chicory sequencially is 8,556 mg/Kg, dan 9,771 mg/Kg

Similar works

Full text

thumbnail-image

Etheses of Maulana Malik Ibrahim State Islamic University

Provided a free PDF
oai:etheses.uin-malang.ac.id:8432Last time updated on 2/9/2018View original full text link

Having an issue?

Is data on this page outdated, violates copyrights or anything else? Report the problem now and we will take corresponding actions after reviewing your request.