Article thumbnail

GANTI RUGI ATAS JUAL BELI UNIT APARTEMEN CENTRAL BISNIS & DISTRIK ANTARA PT SURYA BUMIMEGAH SEJAHTERA DAN PEMBELI DIHUBUNGKAN DENGAN BUKU III HUKUM PERDATA

By 121000295 Dawarusman

Abstract

Manusia adalah makhluk sosial (zoon politiconi) yang tidak dapat hidup sendiri dan membutuhkan bantuan orang lain untuk menjalani kehidupan, salah satunya dalam melakukan jual beli, untuk dapat melakukan jual beli dibutuhkan minimal dua orang atau lebih, sehingga dapat terjadi pemindahan hak dalam peristiwa jual beli. Dalam hal jual beli bangunan, perusahaan yang membangun gedung berupa rumah susun haruslah memenuhi syarat administratif yang berupa pemenuhan status kepemilikan tanah terutama pemenuhan syarat mengenai izin medirikan bangunan. Jika jual beli tetap dilaksanakan tanpa adanya izin mendirikan bangunan yang diberikan oleh dinas pemerintahan setempat maka jual beli yang dilakukan dapat batal demi hukum karena telah melanggar syarat sah nya pernjanjian sebagaimana diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. Berdasarkan hal tersebut di atas, maka dapat dirumuskan permasalahan sebagai berikut : 1) bagaimana terjadinya jual beli Apartemen Central Bisnis & Distrik tanpa izin mendirikan bangunan?; 2) bagaimana akibat hukum terhadap ganti rugi atas jual beli Apartemen Central Bisnis & Distrik tanpa izin mendirikan bangunan dihubungkan dengan Buku III Kitab Undang-Undang Hukum Perdata?; 3) bagaimana penyelesaian sengketa jual beli Apartemen Central Bisnis & Distrik tanpa izin mendirikan bangunan antara PT Surya Bumimegah Sejahtera dengan konsumen? Metode penelitian spesifikasinya bersifat deskriptif analitis yaitu menggambarkan permasalahan yang ada kemudian mengkaji dan menganalisisnya dengan menggunakan bahan hukum primer, bahan hukum sekunder, dan bahan hukum tersier. Metode pendekatan yang digunakan adalah yuridis normatif, yaitu metode yang menekankan kepada aturan-aturan hukum, dan prinsip-prinsip hukum. Tahap penelitian melalui dua tahap, yaitu penelitian kepustakaan untuk memperoleh data sekunder, dan penelitian lapangan untuk memperoleh data primer. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumen, yaitu suatu alat pengumpulan data yang digunakan melalui data sekunder, dan wawancara untuk memperoleh informasi dengan bertanya kepada pihak yang terlibat untuk memperoleh data primer. Alat pengumpulan data dalam penelitian kepustakaan berupa inventasisasi bahan-bahan hukum dan materi-materi berupa literatur dan dalam penelitian lapangan alat yang digunakan berupa daftar pertanyaan dan alat perekam. Analisis data yang dipergunakan adalah yurudis kualitatif, yaitu data yang diperoleh, baik berupa data sekunder dan data primer dianalisis dengan tanpa menggunakan rumusan statistik. Terjadinya jual beli Apartemen Central Bisnis & Distrik tanpa Izin Mendirikan Bangunan oleh PT.Surya Bumimegah Sejahtera dan konsumen melanggar ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku saat ini. Pengembang mengabaikan Pasal 42 ayat (2) Undang-Undang Nomor 1 tahun 2011 Tentang Perumahan Dan Kawasan Permukiman dan Pasal 23 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2011 tentang rumah susun, sehingga menimbulkan akibat dari perjanjian jual beli tersebut batal demi hukum karena telah melanggar ketentuan Pasal 1320 KUHperdata mengenai syarat sah jual beli dan menimbulkan kerugian kepada konsumen. Atas kerugian tersebut pengembang diwajibkan mengganti kerugian atas pernbuatannya yang melanggar undang-undang. Kata kunci : jual beli, ganti rugi, izin mendirikan banguna

Topics: S1-Skripsi
Year: 2017
OAI identifier: oai:repository.unpas.ac.id:28771
Provided by: Universitas Pasundan

Suggested articles


To submit an update or takedown request for this paper, please submit an Update/Correction/Removal Request.