Article thumbnail

PENERAPAN METODE SOSIODRAMA UNTUK MENINGKATAN KEAKTIFAN DAN PEMAHAMAN SISWA TENTANG PELAJARAN SEJARAH DI KELAS V ( Penelitian Tindakan Kelas Di SDN Dawuan Tengah III Cikampek)

By 085060011 VIKY PRADITHA AGUSTIN

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini diambil dari latar belakang permasalahan prose belajar pada mata pelajaran sejarah, dimana pendidikan sejarah merupakan mata pelajaran yang penting untuk meningkatkan jati diri bangsa, serta memberikan arti penting kepada peserta didik dalam menghayati nilai- nilai luhur sejarah perjuangan bangsa Indonesia. Upaya untuk menjadikan manusia yang berakhlak mulia tentunya tidak terlepas dari suatu pendidikan yang baik. Hal ini tentunya berkaitan dengan mutu pendidikan yang berkualitas, baik tenaga pendidiknya maupun sarana dan prasarana yang ada disekolah. Namun pada prosesnya terdapat berbagai masalah yang timbul di lapangan dari mulai penggunaan meode pembelajaran yang kurang sesuai dengan materi, pengelolaan kelas yang kurang maksimal, sehingga menimbulkan proses kegiatan belajar mengajar tidak kondusif, dan juga masih bersifat guru yang aktif dibandingkan dengan siswa. Penerapan metode sosiodrama pada penelitian mata pelajaran sejarah bertujuan untuk meningkatkan keaktifan dan pemahaman siswa terhadap pembelajaran sejarah, sehingga dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik. Penelitian tindakan kelas ini dilakukan di SDN Dawuan Tengah III Cikampek. Subjek penelitian yaitu siswa kelas V sebanyak 40 orang. Dalam penelitian ini dilakukan 2 siklus dengan menggunakan metode pembelajaran yang berbeda. Penelitin pada tahap siklus 1 dilakukan pada tanggal 14 Mei 2012 dengan menggunakan metode ceramah, ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana respon keaktifan siswa. Adapun hasil dari siklus 1 diperoleh rata- rata sebesar 5.93 dengan siswa yang yang telah mencapai nilai KKM sebanyak 16 orang atau 37.5%. Dari hasil siklus 1 yang hasil perolehan nilai KKM yang kurang maksimal maka peneliti mencoba menerapkan metode sosiodrama pada siklus 2 yang dilaksanakan pada tanggal 21 Mei 2012, dari hasil siklus 2 terjadi peningkatan yang sanagat memuaskan yaitu 32 siswa atau 80% siswa yang mencapai nilai KKM, kemudian dalam siklus 2 terlihat siswa sangat antusias dan sangat aktif dalam proses pembelajaran menggunakan metode sosiodrama. Dari data hasil penelitian di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa metode sosiodrama sangat membantu dalam meningkatkan keaktifan dan pemahaman siswa tentang pelajaran sejarah perjuangan kemerdekaan, ini dapat dilihat dari hasil belajar siswa yang mengalami peningkatan

Topics: S1-Skripsi
Year: 2016
OAI identifier: oai:repository.unpas.ac.id:13925
Provided by: Universitas Pasundan

Suggested articles


To submit an update or takedown request for this paper, please submit an Update/Correction/Removal Request.