Article thumbnail

PENGARUH BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KINERJA PEGAWAI DI DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KOTA BANDUNG

By 122010043 OKTRIA LESTARI

Abstract

Latar belakang masalah dalam penelitian ini adalah rendahnya kinerja pegawai di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Bandung, yang ditandai dengan tidak tercapainya target dalam menyusun rencana program kerja dan bahan perlengkapan kerja di seksi mutasi penduduk yang ditargetkan selesai dalam waktu satu bulan namun realisasinya tidak sesuai target dan yaitu 3 bulan baru bisa terselesaikan, keterlambatan pegawai dan tingkat absensi pegawai yang terus meningkat. Fenomena ini jika tidak segera ditangani akan mengganggu kinerja pegawai itu sendiri. Oleh karena itu permasalahan ini harus segera diatasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana gambaran tentang budaya organisasi dan kinerja pegawai dan sejauh mana pengaruh variabel budaya organisasi terhadap variabel kinerja pegawai di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Bandung. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif dan verifikatif. Populasi dalam penelitian ini adalah Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Bandung dengan responden 118 pegawai. Teknik analisis menggunakan analisis korelasi Pearson dan analisis regresi linear sederhana. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa budaya organisasi berpengaruh sangat signifikan terhadap kinerja pegawai di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Bandung. Hasil perhitungan korelasi menunjukkan adanya hubungan yang sangat kuat antara budaya organisasi dengan kinerja pegawai. Hasil analisis regresi linear sederhana menunjukkan bahwa berpengaruh sebesar 65,6 % terhadap kinerja pegawai, sedangkan ε sebesar 34,4 % dipengaruhi faktor-faktor lain yang tidak diteliti oleh peneliti. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu budaya organisasi memiliki pengaruh sangat kuat terhadap kinerja pegawai di Disdukcapil Kota Bandung. Koefisien korelasi yang diperoleh menunjukkan derajat hubungan yang sangat kuat dan dapat dikatakan sangat berpengaruh antara budaya organisasi terhadap kinerja pegawai, oleh karena itu semakin baik budaya organisasi maka akan meningkatkan kinerja pegawai. Hambatan yang ditemukan dari penelitian ini adalah kurangnya dukungan kepala dinas terhadap pegawai seperti memberi semangat dan dukungan terhadap pegawai, selain itu kurangnya pelatihan pegawai menyebabkan kemampuan pegawai belum maksimal. Usaha-usaha yang dilakukan untuk mengatasi hambatan-hambatan tersebut ialah kepala dinas sebaiknya selalu memberi dukungan yang positif kepada pegawai dan memberikan rekomendasi pendidikan S2 serta memberi pelatihan kepada setiap pegawai. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan kinerja pegawai

Topics: S1-Skripsi
Year: 2016
OAI identifier: oai:repository.unpas.ac.id:9581
Provided by: Universitas Pasundan

Suggested articles


To submit an update or takedown request for this paper, please submit an Update/Correction/Removal Request.