research

Peramalan Pasang Surut Di Perairan Pelabuhan Kuala Stabas, Krui, Lampung Barat

Abstract

Pasang surut adalah fluktuasi muka air laut karena adanya gaya tarik benda-benda di langit, terutama matahari dan bulan terhadap massa air laut di bumi. Kondisi pasang surut dapat diketahui atau diramalkan dengan cara perhitungan komponen pasang surut. Perhitungan komponen pasang surut dengan asumsi bahwa Bumi dalam keadaan setimbang.Penelitian ini bertujuan untuk meramalkan pasang surut di Perairan Pelabuhan Kuala Stabas, Krui, Lampung Barat selama 3 tahun dengan menggunakan software World Tides, MIKE 21, dan Nao Tide.Penelitian dilaksanakan pada 9 – 23 Agustus 2014 di Perairan Pelabuhan Kuala Stabas, Krui, Lampung Barat. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data pasang surut dan koordinat lokasi penelitian. Sedangkan metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dimana hasil penelitian dianalisa dan dimodelkan dengan software World Tides, MIKE 21, dan Nao Tide. Penggunaan 3 software ini bertujuan untuk mengetahui nilai MRE tiap – tiap model.Hasil penelitian dengan menggunakan metode admiralty menunjukkan tipe pasang surut Perairan Pelabuhan Kuala Stabas adalah campuran condong ke harian ganda dengan nilai formzahl 0,4957. Nilai elevasi pasang surut MSL sebesar 112 cm, HHWL sebesar 184 cm, dan LLWL sebesar 40 cm. Peramalan pasang surut menggunakan 3 software memiliki nilai MRE sebesar 3,42% untuk World Tides, 0,121% untuk NAO Tide, dan 12,588% untuk MIKE 21

Similar works

Full text

thumbnail-image
oai:neliti.com:119047Last time updated on 1/7/2018

This paper was published in Neliti.

Having an issue?

Is data on this page outdated, violates copyrights or anything else? Report the problem now and we will take corresponding actions after reviewing your request.