research

Meningkatkan Budaya Kinerja Pegawai Dalam Perspektif Human Capital Management Pada Pelayanan Di Rumah Sakit Aloei Saboe Gorontalo

Abstract

Penelitian ini merumuskan masalah bagaimana budaya kinerja pegawai dalam perspektif human capital management pada pelayanan dirumah sakit Aloei Saboe Gorontalo. Secara spesifik penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan hasil kajian tentang identifikasi dan menganalisis budaya kinerja pegawai dalam perspektif human capital management pada pelayanan dirumah sakit Aloei Saboe Gorontalo. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif, dengan mengandalkan wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan, (a) bahwa pelayanan Rumah Sakit Aloei Seboe masih belum mencapai target yang direncanakan dalam manajemen Rumah Sakit sesuai standar operasional presedur (SOP) untuk mendapat kualitas pelayanan yang prima sesuai visi dan misi rumah sakit. Hal ini dipengaruhi oleh lemahnya manajemen rumah sakit, untuk mendorong keterbukaan kepada staff secara botton up memberi masukan dan kurang efektifnya merencanakan program yang padu, kurangnya keseriusan dalam perbaikan sarana pelayanan serta belum merumuskan sebuah program dalam bentuk capacity building pada pegawai sesuai prinsip-prinsip human capital managemen (HCM). (b) Tingkat keberhasilan rumah sakit masih terbatas, artinya keberhasilan hanya pada klinik tertentu yakni pada klinik anak belum bersifat universal untuk pelayanan prima. (c) Akuntabilitas pegawai dan manajemen rumah sakit Aloei Saboe cenderung tertutup lebih dominan bersifat keatas, sehingga terkesan demokratisasi pegawai terbelengg

Similar works

Full text

thumbnail-image
oai:neliti.com:171671Last time updated on 11/16/2017

This paper was published in Neliti.

Having an issue?

Is data on this page outdated, violates copyrights or anything else? Report the problem now and we will take corresponding actions after reviewing your request.