Article thumbnail

Dampak negatif berdirinya sarana akomodasi terhadap lingkungan obyek wisata alam Danau Toba khususnya di kota Parapat

By Anita Gunawan and Albertus Setyo Purwoko

Abstract

Banyaknya sarana akomodasi yang berdiri di daerah Danau Toba khususnya di kota Parapat, menyebabkan berbagai dampak, salah satunya adalah dampak negatif. Adapun berbagai macam dampak negatif yang telah terjadi, diantaranya adalah pencemaran air, pencemaran udara, pencemaran suara serta pencemaran tanah. Pencemaran - pencemaran tersebut telah memberikan dampak negatif secara langsung maupun tidak langsung ke lingkungan alam di Parapat. Saat ini di Danau Toba telah terjadi pencemaran air oleh limbah kotor yang dibuang oleh hotel - hotel dan motel - motel disekitarnya. Juga terjadi pencemaran udara dan suara yang disebabkan oleh sampah yang tidak dapat berbaur dengan tanah, seperti plastik dan kaleng - kaleng bekas. Pemerintah daerah setempat telah berupaya menangani pencemaran - pencemaran tersebut dengan melakukan pembersihan air di sekitar danau dan memberikan denda bagi yang membuang sampah sembarangan. Saran dari penulis bagi pemerintah daerah setempat adalah mengadakan sarasehan dengan para pemilik hotel, restauran, dan wakil masyarakat agar lebih memperhatikan lingkungannya. Sangatlah penting bahwa sarasehan ini melibatkan pakar - pakar di bidang kimia dan ecotourism dari universitas - universitas di Sumatera Utara

Year: 2003
OAI identifier: oai:generic.eprints.org:14203/core409
Provided by: Scientific Repository
Sorry, our data provider has not provided any external links therefore we are unable to provide a link to the full text.

To submit an update or takedown request for this paper, please submit an Update/Correction/Removal Request.

Suggested articles