Andalas University

eSkripsi Universitas Andalas
Not a member yet
    57496 research outputs found

    PELAKSANAAN PEMBERIAN NAFKAH ANAK BERDASARKAN PUTUSAN PERCERAIAN DI PENGADILAN AGAMA PADANG

    Get PDF
    Perkawianan merupakan suatu ikatan yang diikat berdasarkan iman dengan tujuan untuk menjalani bahtera rumah tangga bersama. Perakawinan dalam pasal 1 Undang-Undang nomor 1 Tahun 1974 memiliki pengertian sebagai berikut : “Perkawinan adalah ikatan lahir batin antara seorang pria dengan seorang wanita sebagai suami istri dengan tujuan membentuk keluarga(rumah tangga) yang bahagia dan kekal berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa”. Dengan prinsip perkawinan itu sendiri ingin membentuk rumah tangga tentram, damai dan kekal selama lamanya, namun perjalanan kehidupan tidak selalu sesuai dengan harapan manusia. Perceraian mungkin saja terjadi yang dikarenakan berbagai faktor dalam melangsungkan hubungan perkawinan. Berbagai upaya dilakukan untuk melindungi keutuhan perkawinan, salah satunya membaca Sighat Ta’kliq Ketika perceraian terjadi seperti nafkah mantan suami kepada istri dan anaknya. Setiap suami yang bercerai wajib membayar nafkah untuk anak-anaknya, yang patut menurut kewajibannya. Berdasarkan latar belakang masalah yang dipaparkan diatas, dapat dirumuskan permasalahan yang diteliti yaitu: 1. Bagaimana pelaksaanaan pemberian nafkah anak berdasarkan putusan percerian di Pengadilan Agama Padang. 2. Apa hambatan dalam melaksanakan putusan perceraian terkait nafkah anak pasca perceraian di Kota Padang. Dalam penelitian penulis melakukan pendekatan yuridis empiris, bersifat deskriptif, dari hasil penelitian ini diketahui bahwa: 1. Indonesia sebagai Negara Hukum mengatur terkait ketentuan nafkah anak pasca perceraian. Peraturan perundang-undangan telah memberikan landasan bagi perlindungan hukum terhadap anak. Undang-undang Nomor 1 tahun 1974 tentang Perkawinan yang telah diubah menjadi Undang-Undang Nomor 16 tahun 2019, Pasal 41 huruf (a) sampai dengan huruf (c) memberikan perlindungan kepada anak pasca perceraian. 2. Terdapat beberapa alasan yang menjadi hambatan pelaksanaan memberi nafkah anak pasca perceraian. Adakalanya disebabkan oleh faktor internal suami dan adakalanya disebabkan oleh faktor eksternal. Adapun yang termasuk ke dalam faktor internal suami adalah disebabkan oleh: (a) Mantan suami tidak memiliki penghasilan yang tetap dan tidak mampu. (b) Tidak adanya kesadaran. (c) Anak diasuh oleh ibunya. Adapun faktor eksternal yang menjadi hambatan dalam melaksanakan putusan perceraian terkait nafkah anak pasca perceraian adalah sebagai berikkut: (a) Faktor yuridis yang belum lengkap. (b) Biaya anak lebih rendah dari biaya eksekusi. (c) membutuhkan waktu lama. (d) sulit menunjukkan harta suami

    PROFIL PASIEN UROLITHIASIS DI RSUP DR. M. DJAMIL TAHUN 2022

    Get PDF
    Urolithiasis atau batu saluran kemih (BSK) adalah salah satu kasus urologi terbanyak di Indonesia. Batu pada saluran kemih akan menghambat aliran urin sehingga pasien akan mengeluh nyeri, urin berdarah, atau buang air kecil tidak lampias. Kondisi ini dapat berujung pada infeksi saluran kemih, gagal ginjal akut, bahkan sepsis yang mengancam nyawa. Oleh karena itu, identifikasi kelompok masyarakat yang lebih berisiko dan lokasi batu diperlukan untuk dapat melakukan promosi kesehatan dengan akurat sebagai upaya pencegahan kejadian urolithiasis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik dan gambaran lokasi batu pada pasien urolithiasis di RSUP Dr. M. Djamil Padang. Penelitian ini berjenis deskriptif observasional dengan pendekatan cross sectional. Data yang digunakan berupa usia, jenis kelamin, dan lokasi batu pada pasien urolithiasis yang diolah di Instalasi Rekam Medis RSUP Dr. M. Djamil Padang pada bulan November—Desember 2023. Metode total sampling digunakan pada penelitian ini dengan jumlah pasien 273 orang. Hasil penelitian ini didapatkan sebagian besar pasien adalah pasien dengan jenis kelamin laki-laki (58.24%) dan paling banyak berada dalam kelompok usia 51—60 tahun (34,43%). Lokasi batu lebih banyak ditemukan di saluran kemih atas, yaitu ginjal (73,26%) dan ureter (14,65%). Berdasarkan hasil penelitian, peneliti menyimpulkan bahwa laki-laki dan masyarakat kelompok usia 51—60 tahun lebih berisiko mengalami batu saluran kemih. Batu yang terbentuk lebih cenderung berada pada ginjal

    Waste Minimization At Sanjai Anna Payakumbuh Using Lean Approach

    Get PDF
    The Small, and Medium Enterprises (SME’s) sector plays a crucial role in the Indonesian economy, contributing significantly with 61.07 percent to the gross domestic product, employing 97 percent of the workforce, and accumulating 60.42 percent of the total investment. However, the development of SME’s faces challenges such as weak business management, a lack of quality human resources, and limited access to financial institutions. This research focuses on Sanjai Anna, one of the SME’s in Payakumbuh engaged in the sale of typical products from West Sumatra. The study titled "Waste Minimization at Sanjai Anna Payakumbuh Using Lean Approach" aims to identify potential and prioritized wastages at Sanjai Anna and formulate appropriate solutions to minimize these inefficiencies. The research follows the Define, Measure, Analysis, and Improve stages. The define stage in this study utilizes a Value Stream Map to identify a list of potential waste at Sanjai Anna. These potential wastes are then weighted to determine the significant ones that impact Sanjai Anna, utilizing Fuzzy Analytic Hierarchy Process (Fuzzy AHP) and identifying critical waste through a Pareto Diagram. An analysis of the root causes of waste is conducted using a Fishbone Diagram. Subsequently, solutions are formulated based on the identified causes of the problem. The research findings reveal significant potential waste cumulatively amounting to 77%, including delays in the arrival of raw materials, the presence of defect product (crack products and the red-edged products), along with the time spent searching for tools. Proposed improvements to minimize waste at Sanjai Anna Payakumbuh include standardizing ordering and scheduling processes,establishing contracts with suppliers, evaluating the current production floor, directing workers to adhere more strictly to existing rules and procedures, and providing temperature measurement tools for oil and setting oil temperature standards

    PERKAWINAN CAMPURAN ETNIS JAWA DAN ETNIS MINANGKABAU (Studi Kasus: Lokasi Transmigran Nagari Sungai Duo Kecamatan Sitiung Kabupaten Dharmasraya).

    Get PDF
    Migrasi terjadi sebagai dampak dari pilihan rasional seseorang atau sekelompok orang akibat adanya sebuah tekanan atau hasrat untuk memperbaiki kualitas hidup. Dalam prosesnya, pelaku migrasi disebut migran akan mengalami sebuah adaptasi dengan lingkungan baru, yaitu ditempat tujuan migrasi. Adaptasi ini tentunya akan menghasilkan sebuah akulturasi budaya yang berdampak bukan hanya pada migran, namun juga pada mayarakat tempatan. Permasalahan penelitian yaitu: akulturasi masyarakat etnis Jawa dan etnis Minangkabau, dan perkawinan campuran serta kondisi keluarga pasca menjalani perkawinan campuran di lokasi transmigran Nagari Sungai Duo, Kecamatan Sitiung, Kabupaten Dharmasraya. Tujuan penelitian yaitu: mendeskripsikan akulturasi masyarakat etnis Jawa dan etnis Minangkabau, dan mendeskripsikan perkawinan campuran serta kondisi keluarga pasca menjalani perkawinan campuran di lokasi transmigran Nagari Sungai Duo, Kecamatan Sitiung, Kabupaten Dharmasraya. Pada penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi partisipatif, wawancara mendalam, studi pustaka, dan dokumentasi. Teknik penarikan informan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Konsep yang digunakan dalam penelitian ini adalah konsep kebudayaan, akulturasi, dan dominasi budaya. Berdasarkan hasil temuan penelitian yang menunjukkan beberapa kesimpulan: adanya proses akulturasi etnis Jawa dan etnis Minangkabau di Nagari Sungai Duo yang tidak terlepas dari sejarah sejarah migrasi etnis Jawa. Sehingga menimbulkan dinamika sosial pada masyarakat yang meliputi perilaku, moral, solidaritas, dan relasi sosial. Selain faktor migrasi akulturasi terjadi akibat adanya perkawinan campuran, sehingga bentuk akulturasi budaya yang dihasilkan berupa rangkaian tradisi adat pada ritual upacara perkawinan, pakaian adat, makanan yang dihidangkan, dan pertunjukkan kesenian. Selain itu juga berpengaruh pada kehidupan pasca menikah pada keluarga yang menjalani perkawinan campuran, yaitu bahasa yang digunakan, suku yang diterapkan dan sistem kepemilikan harta pasca perkawinan. Tentunya dalam setiap perkawinan tidak terlepas dari adanya hambatan baik secara sosial maupun budaya. Kata Kunci: Transmigrasi, Akulturasi, Perkawinan Campuran

    Karakteristik Pengeringan Gambir pada Pengeringan Konvektif dengan Suhu Pengeringan Bertingkat

    Get PDF
    Gambir merupakan produk berupa getah yang sudah dikeringkan yang diolah dari pengekstrakan daun tumbuhan bernama uncaria gambir roxbi, gambir banyak digunakan pada sektor industri seperti kosmetik, famasi, obat-obatan tradisional, dan obat-obatan modern. Jenis tanaman ini banyak dijumpai di area-area tropis seperti di Indonesia, Malaysia, Thailand, dan Laos. Indonesia adalah penghasil produk gambir terbesar di dunia, gambir umumnya berasal dari provinsi-provinsi di Pulau Sumatera dan Kepulauan Riau. Proses pengeringan gambir dengan memanfaatkan panas matahari membutuhkan waktu pengeringan selama 3 - 4 hari. Maka dari itu, agar proses pengeringan dapat dilakukan lebih cepat, diperlukan alternatif pengeringan yang lainnya. Pada penelitian ini, proses pengeringan gambir dilakukan pada metoda pengeringan konvektif dengan suhu pengeringan bertingkat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik pengeringan gambir jika diberikan kondisi kontrol berupa suhu pengeringan. Suhu pengeringan yang digunakan pada penelitian ini dimulai dari suhu 40oC, kemudian suhu pengeringan dinaikkan secara berkala ke 50oC dan 60oC dengan laju udara pengeringan konstan sebesar 1,5 m/s. Berdasarkan penelitian ini untuk menghasilkan gambir kering dengan kadar air sebanyak 14% dibutuhkan waktu pengeringan total sebesar 1310 menit. Proses pengeringan gambir dengan suhu pengeringan bertingkat menghasilkan hasil pengeringan dengan kualitas lebih baik jika dibandingkan pengeringan dengan suhu konstan. Proses pengeringan dilakukan pada suhu yang tidak terlalu tinggi, hal ini bertujuan supaya gambir tidak meleleh selama proses pengeringan. Adapun properti-properti termodinamika lain yang mempengaruhi proses pengeringan seperti kelembaban relatif diabaikan sebagai salah satu faktor yang mempengaruhi proses pengeringan ini

    PENCANTUMAN FRASA YANG MEMBEBASKAN NOTARIS DARI TANGGUNG JAWAB DALAM TUGAS DAN KEWENANGANNYA SEBAGAI PEJABAT UMUM PEMBUAT AKTA

    Get PDF
    ABSTRAK Notaris adalah pejabat umum yang diberikan kewenangan untuk membuat akta otentik. Notaris dalam menjalankan jabatannya (membuat akta) diatur oleh Undang-Undang Jabatan Notaris dan Kode Etik Notaris. Pada Pasal 38 ayat 3 huruf c Undang-Undang No.2 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang No.30 Tahun 2004 Tentang Jabatan Notaris (untuk selanjutnya bisa disebut UUJN) dibunyikan bahwa “isi dari akta Notaris merupakan keinginan/kehendak dari para pihak”, akan tetapi, terdapat Notaris yang mencantumkan frasa yang membebaskan Notaris dari tanggung jawab ke dalam isi akta yang dibuatnya, dan hal tersebut bukan atas permintaan dari para pihak/penghadap. Pada Pasal 65 UUJN sebutkan bahwa “Notaris, Notaris Pengganti, dan Pejabat Sementara Notaris bertanggung jawab terhadap akta yang dibuatnya meskipun protokol Notaris telah berpindah kepada Notaris lain”. Lantas bagaimana pertanggungjawaban Notaris dengan adanya keberadaan frasa yang membebaskan tanggung jawab Notaris di dalam akta yang dibuatnya. Berdasarkan hal tersebut rumusan penelitian dalam penelitian ini yaitu, pertama, bagaimana kedudukan akta Notaris yang didalamnya terdapat frasa yang membebaskan tanggung jawab Notaris. Kedua, bagaimana pertanggungjawaban Notaris dengan adanya frasa yang membebaskan tanggung jawab Notaris di dalam akta tersebut. penelitian ini menggunakan metode yuridis-normatif. Hasil dari penelitian ini yaitu, pertama, perbuatan Notaris mencantumkan frasa yang membebaskan tanggung jawab Notaris ke dalam akta yang dibuatnya tidak mempengaruhi keotentikan akta tersebut, sehingga tidak menyebabkan akta yang dibuat terdegradasi menjadi memiliki pembuktian sebagai akta di bawah tangan dengan syarat para penghadap telah mengetahui dan menghendaki adanya frasa tersebut di dalam isi akta sebelum menandatangani akta yang mereka buat. Kedua, keberadaan frasa yang membebaskan tanggung jawab Notaris di dalam akta tersebut tidak mengikat kepada para pihak, yaitu tidak menghalangi para pihak untuk bisa menuntut atau menggugat Notaris tersebut dan tidak akan langsung menyatakan bahwa Notaris tidak bersalah. Notaris tetap harus bisa membuktikan jika memang dirinya tidak bersalah. Keberadaan frasa tersebut tidak berpengaruh terhadap proses pemeriksaan yang dilakukan terhadap Notaris bersangkutan ketika terdapat permasalahan hukum, sehingga Notaris tetap bertanggung jawab terhadap akta yang dibuatnya. Kata Kunci : Notaris, Pencantuman Frasa, Akta, Tanggung Jawab Notari

    Hubungan Gangguan Fungsi Kognitif Dengan Gejala Depresi Pada Lansia Di Posyandu Sakura 1 Kelurahan Lubuk Buaya Wilayah Kerja Puskesmas Lubuk Buaya Kota Padang

    Get PDF
    ABSTRAK Provinsi Sumatera Barat masuk dalam urutan enam provinsi yang memiliki penduduk lansia terbanyak dengan prevalensi depresi sebesar 8,2%. Depresi merupakan masalah kesehatan mental yang paling sering terjadi pada lansia yang dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya gangguan fungsi kognitif. Depresi lansia yang tidak ditangani dapat menimbulkan beberapa gejala yang mengakibatkan timbulnya masalah kesehatan, dan yang paling fatal menimbulkan upaya untuk melakukan bunuh diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan gangguan fungsi kognitif dengan gejala depresi pada lansia di Posyandu Sakura 1 Kelurahan Lubuk Buaya Wilayah Kerja Puskesmas Lubuk Buaya Kota Padang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain penelitian korelasional dan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian ini adalah lansia yang berkunjung Posyandu Sakura 1 Kelurahan Lubuk Buaya Wilayah Kerja Puskesmas Lubuk Buaya Kota Padang berjumlah 175 orang lansia. Pengumpulan data menggunakan kuesioner gangguan fungsi kognitif (MMSE) dan gejala depresi (CES-D). Analisa data menggunakan uji spearman rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai tengah gangguan fungsi kognitif adalah 27 dan gejala depresi 18. Terdapat hubungan yang signifikan antara gangguan fungsi kognitif dengan gejala depresi (p=0.000) pada lansia yang memiliki arah negatif (r=-0,540) artinya semakin baik fungsi kognitif pada lansia mengakibatkan gejala depresi semakin rendah, dengan kekuatan korelasi cukup kuat (sedang) dan besaran pengaruh gangguan fungsi kognitif terhadap gejala depresi sebesar 36,3%. Diharapkan pihak Puskesmas Lubuk Buaya dapat mengadakan program terapi aktivitas kelompok sosialisasi untuk meningkatkan fungsi kognitif dan menurunkan masalah depresi pada lansia. Kata kunci : Gangguan fungsi kognitif, gejala depresi, lansia Daftar Pustaka : 103 (2013-2023

    Pembangunan Sistem Pendukung Keputusan Penentuan Travel Umrah Terbaik Menggunakan Metode Simple Additive Weighting (Studi Kasus:Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat)

    Get PDF
    Ibadah umrah adalah salah satu ibadah yang dilakukan oleh umat beragama islam. Pemerintah melalui Kementerian Agama memiliki peran yang besar dalam penyelenggaraan umrah. Setiap umat islam Indonesia yang ingin melakukan ibadah umrah maka harus melalui Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU). Berdasarkan Peraturan Menteri Agama Nomor 8 Tahun 2019, Kementerian Agama perlu memastikan travel umrah memiliki kinerja yang baik dengan melakukan pengawasan dan monitoring setiap tahunnya. Penilaian travel umrah pada Kanwil Kementerian Agama provinsi Sumatera Barat masih menggunakan metode manual yaitu dengan mengadakan rapat yang berguna untuk diskusi dan musyawarah bersama tim yang sudah dibentuk. Agar pemberian predikat tepat sasaran dan sesuai maka diperlukan Sistem Pendukung Keputusan. Sistem ini mengimplementasi metode Simple Additive Weighting (SAW). Metode ini akan menyeleksi alternatif terbaik dari seluruh alternatif yang ada. Adapun kriteria yang digunakan dalam penentuan travel umrah terbaik adalah Legalitas travel umrah, administrasi dan manajemen, Kualitas pelayanan, Sarana dan prasarana, harga, dan Track record. Hasil dari penelitian ini adalah Sistem Pendukung Keputusan penentuan travel umrah terbaik yang dapat membantu program kerja Kanwil Kementerian Agama provinsi Sumatera Barat sehingga penilaian tersebut dapat menjadi lebih efektif dan efisie

    PENGKLASIFIKASIAN TELUR AYAM RAS BERDASARKAN MASSA MENGGUNAKAN CITRA DIGITAL BERBASIS ANDROID

    Get PDF
    Telur ayam adalah komoditas pangan hewani yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat selain daging ayam, daging sapi, dan susu. Telur ayam ras merupakan telur yang dihasilkan oleh ayam ras petelur atau yang memiliki nama ilmiah Gallus gallus domesticus. Proses grading manual dilakukan dengan cara menggenggam telur serta melihat ukurannya. Tentunya ini memiliki banyak kekurangan, karena prosesnya hanya mengandalkan panca indra, serta penilaiannya bersifat subjektif. Pengembangan aplikasi grading telur ayam ras menggunakan citra digital berbasis android menjadi solusi untuk permasalahan tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah pengembangan image processing untuk grading telur ayam ras berdasarkan massa menggunakan citra digital berbasis android. Penelitian ini menggunakan dasar klasifikasi telur ayam ras yang terdapat di Kota Payakumbuh, Sumatera Barat. Klasifikasinya terdiri dari 5 tingkatan, yaitu telur jumbo, telur super, telur remban, telur bujang, dan telur pelor. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan validasi pengklasifikasian secara manual dan citra digital memiliki nilai koefisien determinan massa yaitu 0,9971 dan volume yaitu 0,9952, sehingga didapatkan nilai korelasi massa yaitu 0,9986 dan nilai korelasi volume yaitu 0,9976. Nilai RMSE pada massa hasil pengolahan citra digital berbasis android sebesar 0,4486, serta nilai RMSE pada volume sebesar 0,3972. Hasil ini menunjukkan bahwa penggunaan aplikasi pengolahan citra berbasis android memiliki kesalahan yang kecil, sehingga aplikasi yang dirancang bisa diimplementasikan

    CERPEN BUJANG DILAN JO GADIH MILEA DENGAN NOVEL DILAN 1990 KARYA PIDI BAIQ : KAJIAN HIPOGRAMATIK

    Get PDF
    Penelitian terhadap cerpen Bujang Dilan Jo Gadih Milea dan Novel Dilan 1990 ini dilatarbelakangi oleh adanya persamaan dan perbedaan pada tokoh dan penokohan, latar, alur, tema, sudut pandang dan amanat. Dan dua karya yang berbeda menceritakan satu tokoh yang sama. Disamping untuk menemukan persamaan dan perbedaan cerpen Bujang Dilan Jo Gadih Milea dan Novel Dilan 1990. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui hubungan hipogramatik antara cerpen Bujang Dilan Jo Gadih Milea dan Novel Dilan 1990. Penelitian ini menggunakan kajian hipogramatik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif komparatif dan teknik penelitian meliputi teknik pengumpulan data dan analisis data. Hasil analisis penelitian ini menunjukkan bahwa novel Dilan 1990 sebagai hipogram dan cerpen Bujang Dilan Jo Gadih Milea sebagai karya baru (transformasi). Cerita novel Dilan 1990 lebih dulu terbit terlihat dari tahun penciptaan novel yakni 2014 dan berhasil difilmkan pada tahun 2018 sedangkan cerpen Bujang Dilan Jo Gadih Milea terbit tahun 2019. Hal ini dikarenakan pada saat keterkenalan film Dilan 1990 membawa inspirasi kepada pengarang cerpen untuk menciptakan karya baru dengan judul yang senada dan tema cerita yang hampir sama. Adanya analisis terhadap unsur intrinsik dalam kedua karya menemukan adanya persamaan dan perbedaan. Dalam persamaan dan perbedaan dapat diketahui hubungan hipogramatiknya ditinjau dari modifikasi menemukan adanya penambahan nama tokoh dan konversi adanya pemutarbalikan latar, alur dan sudut pandang terhadap hipogramnya

    36,444

    full texts

    46,041

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    eSkripsi Universitas Andalas is based in Indonesia
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇